Blangkon Jadi Simbol Pengabdian, Agus Sugianto Dampingi PPPK Pasongsongan Menuju Monitoring BKPSDM Sumenep

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikzone.id — Di tengah tuntutan peningkatan kinerja aparatur sipil negara, semangat kebersamaan para PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan justru kian menguat. Hal itu tampak dalam kegiatan Sosialisasi Pembuatan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Tahun 2025 sekaligus persiapan menghadapi monitoring BKPSDM Kabupaten Sumenep, yang digelar pada Sabtu (6/6/2026) di SDN Pasongsongan I.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat kesiapan administrasi sekaligus menyatukan langkah seluruh peserta menghadapi agenda monitoring yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni 2026.


Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan H. Akhmad Busri, Sekretaris KKKS Agus Sugianto, Ketua Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan Moh. Adi, serta Koordinator Kabupaten PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep Sovi Kurnia Dewi, S.Pd. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menambah bobot pentingnya kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak awal kegiatan, suasana berlangsung serius namun tetap hangat. Para peserta dari seluruh PPPK Paruh Waktu se-Kecamatan Pasongsongan tampak mengikuti rangkaian acara dengan antusias, menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan menghadapi evaluasi kinerja.


Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan, H. Akhmad Busri, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan oleh paguyuban. Menurutnya, inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa PPPK Paruh Waktu tidak hanya menunggu arahan, tetapi juga mampu membangun kesiapan secara mandiri dan terorganisir.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini langkah strategis yang sangat membantu dalam mempersiapkan seluruh PPPK menghadapi monitoring BKPSDM Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Kabupaten PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep, Sovi Kurnia Dewi, S.Pd, menekankan bahwa perjuangan PPPK Paruh Waktu membutuhkan konsistensi dan solidaritas yang kuat. Ia juga menegaskan bahwa berbagai upaya komunikasi dan koordinasi terus dilakukan demi memperjuangkan aspirasi para PPPK.

“Perjuangan ini tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan, kesabaran, dan kekompakan agar aspirasi PPPK Paruh Waktu dapat terus diperjuangkan,” tegasnya.
Ketua Paguyuban PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan, Moh. Adi, turut menyoroti pentingnya kekompakan sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa kita masih solid. Saya berharap semangat ini terus dijaga demi masa depan bersama,” ujarnya.

Puncak kegiatan diisi dengan sosialisasi teknis penyusunan SKP Tahun 2025 yang disampaikan oleh Agus Sugianto, S.Pd. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa SKP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari sistem penilaian kinerja yang mencerminkan profesionalitas ASN.

Dengan penjelasan yang sistematis, ia menguraikan mulai dari konsep dasar SKP, penyusunan indikator kinerja, hingga teknis pengisian sesuai ketentuan terbaru. Peserta pun terlihat aktif mengikuti materi dan memanfaatkan sesi pendampingan yang disediakan.

“Saya berharap SKP tidak hanya diselesaikan untuk keperluan monitoring, tetapi menjadi kebiasaan kerja yang harus dilakukan setiap tahun oleh seluruh ASN,” tegasnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan diskusi interaktif dan pendampingan teknis yang berlangsung dinamis. Momen ini menjadi ruang penguatan kapasitas sekaligus refleksi bersama bagi seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, PPPK Paruh Waktu Kecamatan Pasongsongan diharapkan semakin siap menghadapi monitoring BKPSDM Kabupaten Sumenep, sekaligus semakin matang dalam menjalankan tugas sebagai ASN yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan publik.

Penulis : Red

Berita Terkait

Kompak dan Siap, PPPK Paruh Waktu Pasongsongan Sambut Monitoring BKPSDM Sumenep dengan Persiapan Matang
Pentas Seni hingga Penghargaan Prestasi, SDN Pinggir Papas II Sumenep Siap Gelar Malam Pelepasan Siswa
Di Tengah Asesmen Semester, SDN Panaongan III Tetap Istikamah Menanamkan Karakter Melalui BAYAMA dan Jumat Peduli Yatim
Pionir Sekolah Aman, Kota Probolinggo Siap Jadi Role Model Nasional Implementasi BSAN
Menembus Jalan Terjal, Menjaga Soliditas Pendidikan: KKKS Pasongsongan Gelar Pertemuan Bulanan di SDI Al Wildan Montorna Sumenep
Siapa Kendalikan Penjaringan Sekolah Rakyat? Pernyataan Dinsos dan PKH Sampang Tak Sejalan
Bukan Karena Ditunda, Tetapi Karena Tanggung Jawab: Kisah di Balik Kelulusan SDN Panaongan III Sumenep
Tentukan Masa Depan Siswa, SDN Pasongsongan I Sumenep Gelar Pleno Kelulusan, Kepsek Mariyatul Qiptiyah Tekankan Objektivitas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:36 WIB

Kompak dan Siap, PPPK Paruh Waktu Pasongsongan Sambut Monitoring BKPSDM Sumenep dengan Persiapan Matang

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:15 WIB

Pentas Seni hingga Penghargaan Prestasi, SDN Pinggir Papas II Sumenep Siap Gelar Malam Pelepasan Siswa

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:52 WIB

Di Tengah Asesmen Semester, SDN Panaongan III Tetap Istikamah Menanamkan Karakter Melalui BAYAMA dan Jumat Peduli Yatim

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:45 WIB

Pionir Sekolah Aman, Kota Probolinggo Siap Jadi Role Model Nasional Implementasi BSAN

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:19 WIB

Menembus Jalan Terjal, Menjaga Soliditas Pendidikan: KKKS Pasongsongan Gelar Pertemuan Bulanan di SDI Al Wildan Montorna Sumenep

Berita Terbaru