RSUD Sumenep Gelar Gebyar 3M, Misi Besarnya Satu: Keselamatan Pasien

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Gelar Aksi Mutu dan Safety

Kegiatan Gelar Aksi Mutu dan Safety "Gebyar 3M" menjadi momentum bagi civitas RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk mengasah kompetensi, memperkuat profesionalisme, dan meneguhkan komitmen terhadap keselamatan pasien sebagai prioritas utama pelayanan kesehatan.

SUMENEP, detikzone.id – Di dunia pelayanan kesehatan, satu tindakan yang tepat dapat menyelamatkan nyawa, sementara satu kelalaian kecil bisa berujung fatal. Kesadaran itulah yang mendorong RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menggelar Gelar Aksi Mutu dan Safety “Gebyar 3M: Mutu, Mantap, Meriah” sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan pasien di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan yang berlangsung sejak 4 hingga 8 Juni 2026 di Ruang Pertemuan Lantai III RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep itu diikuti seluruh unit pelayanan dan manajemen rumah sakit.

Suasana kompetitif namun penuh semangat terlihat dalam berbagai lomba yang digelar, mulai dari Bantuan Hidup Dasar (BHD), penggunaan Spill Kit, praktik Cuci Tangan Enam Langkah, hingga Cerdas Cermat Mutu dan Keselamatan Pasien.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik kemeriahan acara, tersimpan misi besar yang menjadi denyut nadi pelayanan rumah sakit: memastikan setiap petugas memiliki kemampuan, ketelitian, dan kesiapsiagaan terbaik dalam melayani pasien.

Ketua Panitia, drg. Yenny Tri Suci, M.Kes, selaku Ketua Komite Mutu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi seluruh staf dalam menjalankan standar keselamatan pasien.

“Mutu pelayanan tidak lahir secara instan. Ia dibangun melalui pembelajaran, latihan, kedisiplinan, dan komitmen bersama untuk terus menjadi lebih baik,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, menegaskan bahwa keselamatan pasien harus menjadi budaya yang tertanam dalam setiap aktivitas pelayanan.

Perempuan yang dikenal memiliki kepedulian sosial tinggi tersebut berharap Gebyar 3M mampu menjadi momentum perubahan yang semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit.

“Harapan kami, kegiatan ini mampu melahirkan insan-insan pelayanan kesehatan yang semakin profesional, berintegritas, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya keselamatan pasien. Karena setiap pasien yang datang membawa harapan untuk sembuh, dan itu adalah amanah yang harus kami jaga bersama,” ungkapnya.

Menurut dr. Erliyati, rumah sakit yang hebat bukan hanya diukur dari megahnya bangunan atau modernnya peralatan medis, tetapi dari kualitas manusia yang bekerja di dalamnya.

Karena itu, melalui Gebyar 3M, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus menanamkan satu prinsip penting: mutu pelayanan dan keselamatan pasien bukan sekadar target administrasi, melainkan komitmen kemanusiaan yang harus dijaga setiap saat.

Dengan semangat “Mutu, Mantap, Meriah”, seluruh civitas rumah sakit diajak untuk terus belajar, berbenah, dan berinovasi demi menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin terpercaya bagi masyarakat Sumenep.

Penulis : Red

Berita Terkait

Jurus Dinkes Probolinggo Gandeng Dokter Spesialis Demi Lindungi Ibu Hamil Risiko Tinggi
DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu
Tak Sekadar Berobat, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Lompatan Mutu Layanan, Kepuasan dan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas
Koperasi Kebanggaan RSUD Sumenep Raih Predikat Sehat, Bukti Profesionalisme Tak Sekadar Slogan
27 Dokter di Probolinggo ‘Digembleng’ 10 Hari di Lawang, Targetkan Eliminasi Total Malaria
Bupati Fauzi: Kepercayaan Kemenkes Harus Dijawab dengan Kerja Nyata, dr. Erliyati Matangkan Layanan KJSU di RSUD Sumenep
Telah Hadir Layanan Neurorestorasi di Bali
Tak Memandang Jabatan, Dirut RSUD Sumenep dr. Erliyati Beri Penghormatan kepada Pegawai Purna Tugas, Bukti Budaya Saling Menghargai

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:23 WIB

Jurus Dinkes Probolinggo Gandeng Dokter Spesialis Demi Lindungi Ibu Hamil Risiko Tinggi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24 WIB

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Berobat, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Lompatan Mutu Layanan, Kepuasan dan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:22 WIB

Koperasi Kebanggaan RSUD Sumenep Raih Predikat Sehat, Bukti Profesionalisme Tak Sekadar Slogan

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:06 WIB

27 Dokter di Probolinggo ‘Digembleng’ 10 Hari di Lawang, Targetkan Eliminasi Total Malaria

Berita Terbaru