GEN Sumenep Gelar Dialog Kebudayaan, Generasi Muda Diajak Rawat Jati Diri Bangsa

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perubahan zaman, upaya menjaga identitas budaya menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab generasi muda. Kesadaran itulah yang mendorong Generasi Emas Nusantara (GEN) Sumenep menggelar dialog kebudayaan bertajuk “Generasi Emas; Menjaga Warisan, Menguatkan Peradaban” di Taman Andhap Asor Keraton Sumenep, Selasa (9/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan refleksi itu menghadirkan Budayawan Nasional H. Ibnu Hajar, M.Pd., Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., serta Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Sumenep Mohammad Zaini sebagai narasumber. Diskusi dipandu oleh Sekretaris GEN Sumenep, Aliya Zahra.

Turut hadir Staf Ahli Bupati Sumenep Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Hizbul Wathan, S.H., M.H., Ketua GEN Jawa Timur Muhammad Romli, Ketua GEN Sumenep Fauzi, serta anggota GEN dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mewakili Bupati Sumenep, Hizbul Wathan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya dialog kebudayaan tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi bukti bahwa generasi muda masih memiliki kepedulian terhadap pelestarian nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.

Ia menjelaskan bahwa suluk budaya merupakan proses perenungan dan perjalanan batin dalam memahami serta mengamalkan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat.

“Ini adalah pencarian jati diri kita sebagai masyarakat Sumenep dan Madura. Karena itu saya mengajak seluruh generasi muda untuk terus merawat dan menjaga budaya sebagai identitas yang tidak boleh hilang ditelan zaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Sumenep, Mohammad Zaini, menegaskan bahwa upaya pelestarian budaya memiliki landasan hukum yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Menurutnya, Kabupaten Sumenep memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari situs bersejarah, tradisi, hingga berbagai bentuk kesenian yang harus dijaga keberlangsungannya.

“Sumenep memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Semua itu akan tetap hidup apabila generasi muda memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk merawatnya,” katanya.

Pada sesi penutup, Budayawan Nasional H. Ibnu Hajar memberikan pesan yang menggugah kepada para peserta. Ia mengajak generasi muda untuk mencintai budaya sendiri dengan cara pandang yang terbuka dan inklusif.

Ia mencontohkan Jepang sebagai negara yang mampu menjaga budaya dan peradabannya meski pernah mengalami kehancuran akibat perang. Menurutnya, kemajuan yang dicapai Jepang saat ini tidak terlepas dari peran generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap budaya bangsanya.

“Mari kita rawat budaya Sumenep yang arif ini dengan paradigma yang inklusif. Kemajuan peradaban tidak lahir dari melupakan budaya, tetapi dari kemampuan menjaga dan mengembangkannya sesuai perkembangan zaman,” tuturnya.

Dialog kebudayaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran generasi muda bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan fondasi utama dalam membangun peradaban yang berkarakter dan berkelanjutan di masa depan.

Penulis : Red

Berita Terkait

Hari ke-56 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Teguhkan Komitmen Menjadi Sahabat Anak Yatim di Sumenep
Hampir 2 Bulan Berbagi Tanpa Henti Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Peluk Anak Yatim di Sumenep
Ujian Kesehatan Tak Hentikan Amanah Berbagi, Detikzone.id Terus Hadir untuk Kaum Dhuafa Sumenep Hingga Hari ke-54
Ribuan Jamaah Padati Alun-alun Sangkapura, KHR. Muhammad Kholil As’ad: Shalawat Menumbuhkan Cinta Rasul dan Ketakwaan kepada Allah
PIRAMIDA Kapolresta Tuban Satukan Sinergi dan Empati, Puluhan Anak Yatim Terima Santunan Penuh Kasih
Sako Pandu Ma’arif NU Bawean Gelar DIANPINRU 2026, Cetak Pemimpin Regu Berkarakter dan Berjiwa Kepemimpinan
Hari ke-53 Sedekah Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Yakini Amal Kebaikan adalah Penolong Terbaik
Irsya, Bocah Difabel di Pasongsongan Sumenep Segera Miliki Kaki Palsu, Sang Ibu: Terima Kasih Bang Ali

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:38 WIB

Hari ke-56 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Teguhkan Komitmen Menjadi Sahabat Anak Yatim di Sumenep

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:13 WIB

Hampir 2 Bulan Berbagi Tanpa Henti Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Peluk Anak Yatim di Sumenep

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:43 WIB

Ujian Kesehatan Tak Hentikan Amanah Berbagi, Detikzone.id Terus Hadir untuk Kaum Dhuafa Sumenep Hingga Hari ke-54

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:38 WIB

Ribuan Jamaah Padati Alun-alun Sangkapura, KHR. Muhammad Kholil As’ad: Shalawat Menumbuhkan Cinta Rasul dan Ketakwaan kepada Allah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:52 WIB

PIRAMIDA Kapolresta Tuban Satukan Sinergi dan Empati, Puluhan Anak Yatim Terima Santunan Penuh Kasih

Berita Terbaru