Blitar, Detikzone.id – Kecelakaan laut terjadi di Pantai Pangi, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Kamis (12/6/2026), saat rombongan santri asal Kabupaten Kediri berwisata di kawasan pantai selatan tersebut.
Ombak setinggi sekitar dua meter yang disertai angin kencang tiba-tiba menerjang area karang dan menyeret tiga anak ke laut. Hingga sore hari, satu santri berusia 9 tahun masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.
Korban yang belum ditemukan diketahui berinisial M (9), pelajar asal Desa Kemendung, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Tim gabungan dari berbagai unsur masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasubsi PIDM Sihumas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelumnya,
Rombongan wisata yang terdiri dari 26 santri dan santriwati serta 10 ustadz dan ustadzah tiba di Pantai Pangi sekitar pukul 10.30 WIB untuk kegiatan rekreasi.
“Rombongan terdiri dari 26 santri dan santriwati serta 10 ustadz dan ustadzah. Mereka tiba di Pantai Pangi sekitar pukul 10.30 WIB untuk kegiatan wisata,” ujar Saiful.
Menurut keterangan kepolisian, korban bersama beberapa santri lain dan seorang ustadz menuju area karang tebing di sisi timur pantai. Saat berada di lokasi tersebut, gelombang tinggi disertai angin kencang datang secara tiba-tiba dan menghantam kawasan karang.

“Ombak besar tersebut menyeret tiga anak. Salah satu korban, AZ (11) asal Desa Plosoklaten, Kabupaten Kediri, berhasil diselamatkan oleh temannya. Sementara dua santriwati, yakni M dan A, sempat terseret arus laut,” jelas Saiful.
Proses penyelamatan segera dilakukan oleh nelayan setempat yang berada di sekitar lokasi menggunakan perahu. Salah satu korban yang terseret arus, A (9), warga Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
“Korban A berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke Puskesmas Bakung sekitar pukul 11.30 WIB untuk mendapatkan penanganan medis,” tambahnya.
Sementara itu, pencarian terhadap M masih terus dilakukan. Tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, Kamladu, nelayan, serta warga setempat menyisir area perairan dan pesisir Pantai Pangi untuk menemukan korban.
“Sampai saat ini korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. Kami berharap proses pencarian berjalan lancar dan korban segera ditemukan,” kata Saiful.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke kawasan pantai selatan yang dikenal memiliki karakter ombak tinggi dan arus kuat.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berwisata di pantai dan tidak mandi atau bermain terlalu dekat dengan laut, terutama saat kondisi ombak sedang tinggi. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban masih berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur terkait di lokasi kejadian.
Penulis : Bas








