Tahun Baru Islam, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Dorong ASN dan Masyarakat Perkuat Empati dan Kesalehan Sosial

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menyerahkan santunan kepada anak yatim, menegaskan pentingnya menjadikan Muharram sebagai momentum memperkuat kepedulian dan kesalehan sosial.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menyerahkan santunan kepada anak yatim, menegaskan pentingnya menjadikan Muharram sebagai momentum memperkuat kepedulian dan kesalehan sosial.

SUMENEP, Kamis, 18 Juni 2026 – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan refleksi dan introspeksi diri. Momentum hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan dari satu masa ke masa yang lain, tetapi juga sebagai ajakan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi sesama.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Kabupaten Sumenep menjadikan semangat Muharram sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap anak yatim, kaum dhuafa, lansia, dan masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perhatian bersama.

Pemimpin inspiratif ini menyebut, nilai-nilai hijrah yang terkandung dalam Muharram harus diwujudkan dalam kehidupan nyata melalui tindakan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, bukan hanya melalui kegiatan seremonial semata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Momentum Muharram jangan hanya dimaknai sebagai pergantian tahun dalam kalender Islam. Lebih dari itu, Muharram harus menjadi pengingat bagi kita untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, sekaligus meningkatkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” sebutnya.

Ia menuturkan, salah satu makna terbesar dari ajaran Islam adalah menghadirkan manfaat bagi orang lain. Karena itu, kepedulian kepada anak yatim, kaum dhuafa, lansia, serta warga yang hidup dalam keterbatasan harus terus ditumbuhkan sebagai bagian dari kesalehan sosial.

Menurut Bupati, kesalehan tidak hanya diukur dari rajinnya seseorang menjalankan ibadah ritual, tetapi juga dari sejauh mana dirinya mampu membantu meringankan beban sesama.

“Di sekitar kita masih banyak anak yatim yang membutuhkan perhatian, kaum dhuafa yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup, serta lansia yang menjalani hari-hari dalam keterbatasan. Mereka membutuhkan kepedulian dan uluran tangan kita bersama,” katanya.

Secara khusus, Bupati Fauzi mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep agar menjadikan bulan Muharram sebagai momentum meningkatkan kepekaan sosial dan memperkuat budaya berbagi kepada masyarakat.

Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut memberikan pelayanan terbaik dalam tugas pemerintahan, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam membangun solidaritas sosial dan kepedulian kemanusiaan.

“Saya mengajak seluruh ASN untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Jadilah pelayan masyarakat yang tidak hanya hadir di balik meja pelayanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan,” tegasnya.

Selain kepada ASN, Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, pelaku usaha hingga generasi muda untuk menjadikan Muharram sebagai momentum memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan.

Menurutnya, sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk materi, tetapi juga bisa melalui perhatian, doa, motivasi, dan dukungan moral.

Bupati Fauzi berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi titik awal lahirnya gerakan kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat Sumenep. Semangat berbagi, saling membantu, dan menguatkan sesama diharapkan terus tumbuh sehingga tidak ada warga yang merasa sendirian menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Mari kita jadikan Muharram sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi sesama. Jika ASN dan masyarakat bergerak bersama menebarkan kebaikan, maka insyaallah Sumenep tidak hanya menjadi daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial,” pungkasnya.

Momentum 1 Muharram tidak seharusnya berhenti pada seremoni dan ucapan selamat tahun baru. Semangat hijrah perlu diwujudkan melalui perubahan nyata, terutama dengan memperkuat kepedulian sosial terhadap anak yatim, kaum dhuafa, lansia, dan masyarakat kurang mampu.

Ajakan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menjadi pengingat bahwa kesalehan tidak hanya tercermin dari ibadah pribadi, tetapi juga dari kepedulian kepada sesama. Sebab, sekecil apa pun kebaikan yang diberikan akan menjadi harapan besar bagi mereka yang sedang membutuhkan uluran tangan.

Muharram adalah momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih peduli, lebih bermanfaat, dan lebih hadir bagi sesama. Karena pada akhirnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya nilai kemanusiaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

Penulis : Red

Berita Terkait

Terima Kunjungan Pengembangan Wawasan FKUB Kota Banjarmasin, Mbak Wali Paparkan Kunci Menjaga Kerukunan dan Toleransi 
Terima Kunjungan Pengembangan Wawasan FKUB Kota Banjarmasin, Mbak Wali Paparkan Kunci Menjaga Kerukunan dan Toleransi 
Bupati Sumenep: Semangat Agustusan Harus Melahirkan Kekompakan untuk Membangun Daerah
Pastikan Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Tertangani Optimal, Wabup Sumenep Turun Langsung ke Rumah Sakit
Penantian Berakhir, Korban Tenggelam di Perairan Giligenting Sumenep Ditemukan Mengapung
Mbak Wali Terima Silaturahmi Kapolres Kediri Kota, Komitmen Perkuat Sinergi
Bupati Sumenep Serukan Aksi Nyata Cinta NKRI, ASN Diminta Kibarkan Merah Putih Sebulan Penuh
Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Wali Kota Kediri Ajak Teladani Semangat Juang Pahlawan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Terima Kunjungan Pengembangan Wawasan FKUB Kota Banjarmasin, Mbak Wali Paparkan Kunci Menjaga Kerukunan dan Toleransi 

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Terima Kunjungan Pengembangan Wawasan FKUB Kota Banjarmasin, Mbak Wali Paparkan Kunci Menjaga Kerukunan dan Toleransi 

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Bupati Sumenep: Semangat Agustusan Harus Melahirkan Kekompakan untuk Membangun Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Pastikan Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Tertangani Optimal, Wabup Sumenep Turun Langsung ke Rumah Sakit

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Penantian Berakhir, Korban Tenggelam di Perairan Giligenting Sumenep Ditemukan Mengapung

Berita Terbaru

DETIK ZONE

Sumenep Kepulauan: Mengubah Nama atau Mengubah Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 20:18 WIB