Bupati Tegaskan Komitmen, Gerakan ASRI Jadi Gerakan Massal di Sumenep

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan indah kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang digelar secara serentak pada Jumat (19/06/2026).

Kegiatan ini melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta sejumlah instansi lainnya yang turun langsung membersihkan lingkungan di kawasan perkotaan.

Gerakan yang menyasar sepanjang Jalan KH. Mansyur Desa Pabian hingga area pusat kota tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI. Suasana kota tampak berbeda dari biasanya, ketika barisan ASN dan petugas kebersihan menyatu dalam aksi gotong royong membersihkan tumbuhan liar, sampah, serta area trotoar yang mulai tertutup semak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap Jumat yang terus diperluas cakupannya, tidak hanya di kawasan perkotaan, tetapi juga hingga tingkat kecamatan dan desa melalui peran camat, lurah, serta kepala desa bersama masyarakat. Menurutnya, gerakan ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif agar budaya hidup bersih menjadi kebiasaan yang melekat di tengah masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan berbagai elemen, mulai dari ASN hingga masyarakat umum, diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, resik, dan indah. Gerakan ini diyakini menjadi langkah penting dalam menciptakan perubahan perilaku masyarakat terhadap kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, menekankan pentingnya peran edukasi dan informasi dalam mendukung keberhasilan gerakan ini. Melalui pemberitaan dan siaran keliling, masyarakat diharapkan semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan serta lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan masing-masing. Menurutnya, Gerakan ASRI tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi budaya hidup yang tumbuh di tengah masyarakat.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa seluruh kekuatan dikerahkan tanpa setengah hati dalam pelaksanaan Gerakan ASRI ini. Armada dan personel diterjunkan untuk memastikan setiap sudut kota kembali bersih dan layak huni, sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan hidup masyarakat.

“Gerakan ini kami lakukan secara menyeluruh, tidak hanya di pusat kota, tapi juga hingga kecamatan dan desa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa semangat ASRI harus menjadi gerakan bersama yang tidak berhenti di tingkat pemerintah saja, tetapi juga mengakar hingga masyarakat paling bawah. Semangat tersebut kini merambat ke seluruh wilayah, di mana camat, lurah, kepala desa bersama masyarakat melaksanakan “Jumat Bersih” di lingkungan masing-masing.

Kolaborasi ini semakin diperkuat dengan keterlibatan TNI, Polri, serta berbagai instansi lainnya yang turut bahu-membahu menjaga kebersihan lingkungan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Sumenep yang benar-benar bersih, sehat, dan indah secara berkelanjutan.

Di tengah semangat kebersamaan tersebut, Gerakan ASRI kembali menegaskan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama, demi mewujudkan Sumenep yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Penulis : Red

Berita Terkait

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur
Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile
Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras
Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro
Amanah Baru Salamet Supriyadi, Isi Kursi Kabag Perekonomian Sumenep yang Ditinggalkan Dadang
Camat, Sekcam hingga Pejabat RSUD Berganti, Wabup Sumenep Titip Pesan Soal Amanah dan Pelayanan
Jinakkan Kusut Lalu Lintas Bromo: Dishub Probolinggo Siapkan Free Area dan Uji Kelaikan Massal Jeep Wisata

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:56 WIB

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan

Minggu, 20 September 2026 - 21:19 WIB

DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile

Sabtu, 19 September 2026 - 10:57 WIB

Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro

Berita Terbaru