Demi Buruh Tani Tak Kehilangan Upah, SDN Panaongan III Sumenwp Bagikan Rapor Langsung kepada Murid

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – SDN Panaongan III, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, mengambil langkah humanis dalam pembagian Buku Laporan Hasil Belajar (Rapor) Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Jumat (19/6/2026). Berbeda dengan kebiasaan umum yang mengharuskan wali murid hadir ke sekolah, kali ini rapor diserahkan langsung kepada para siswa untuk kemudian diberikan kepada orang tua masing-masing.

 

Kebijakan tersebut diambil setelah pihak sekolah mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi mayoritas wali murid yang bekerja sebagai buruh tani. Saat ini, masyarakat setempat tengah memasuki musim tanam tembakau, sehingga sebagian besar orang tua sedang disibukkan dengan aktivitas di lahan pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, yang dikenal dengan penampilan khas blangkon serta kiprahnya sebagai pelopor kolaborasi pendidikan di Kecamatan Pasongsongan, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk empati sekolah terhadap kondisi para wali murid.

“Kami memahami bahwa sebagian besar orang tua siswa bekerja sebagai buruh tani. Saat ini merupakan musim tanam tembakau yang sangat penting bagi mereka. Jika harus datang ke sekolah untuk mengambil rapor, mereka berpotensi kehilangan kesempatan bekerja dan kehilangan upah harian. Karena itu, sekolah memutuskan untuk menyerahkan rapor kepada siswa agar diberikan kepada orang tuanya untuk dipelajari dan ditandatangani,” ujarnya.

 

Menurut Agus Sugianto, pendidikan yang baik tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga harus mempertimbangkan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat. Sekolah, katanya, harus hadir sebagai mitra yang memahami kebutuhan dan situasi keluarga peserta didik.

 

Langkah tersebut mendapat respons positif dari para siswa. Sejak pagi, mereka tampak antusias menerima rapor yang menjadi gambaran hasil belajar selama satu semester. Wajah-wajah penuh harapan terlihat saat mereka membuka dan melihat pencapaian yang berhasil diraih.

 

Bagi sebagian siswa, momen menerima rapor menjadi kebanggaan tersendiri karena dapat langsung menunjukkan hasil kerja keras mereka kepada orang tua di rumah. Mereka juga berjanji untuk segera meminta tanda tangan wali sebagai bentuk komunikasi antara sekolah dan keluarga.

 

Pihak sekolah berharap kebijakan yang mengedepankan kemanusiaan dan kepedulian sosial tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh keluarga siswa tanpa mengurangi makna evaluasi hasil belajar yang telah dicapai selama satu semester.

 

Dengan langkah sederhana namun penuh makna ini, SDN Panaongan III kembali menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya soal proses belajar di ruang kelas, tetapi juga tentang memahami kehidupan masyarakat dan menghadirkan solusi yang berpihak kepada mereka. Di tengah kesibukan musim tanam tembakau, sekolah memilih untuk meringankan beban orang tua, sehingga pendidikan dan kesejahteraan keluarga dapat berjalan beriringan.

Penulis : Red

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru

NASIONAL

Surat AI Pada Presiden dan Menhan

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:27 WIB