Sokong Program Prioritas Presiden, Pemkab Probolinggo Siapkan 7 Hektare Lahan Sekolah Rakyat

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bergerak cepat menyukseskan program prioritas Presiden RI terkait perluasan akses pendidikan. Lahan seluas tujuh hektare di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, resmi disiapkan dan diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Langkah konkret ini ditandai dengan peninjauan langsung di lapangan oleh Pemkab Probolinggo bersama Tim Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian Pekerjaan Umum RI pada Rabu (1/7/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, memimpin langsung jalannya survei didampingi sejumlah pejabat teras, mulai dari Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dinas Sosial, BPPKAD, hingga jajaran Forkopimka Kraksaan. Kehadiran tim DJPS Kemenpu RI bertugas melakukan verifikasi awal untuk menilai kelayakan teknis lahan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekda Ugas Irwanto menegaskan komitmen penuh daerah dalam mendukung program pusat ini. Lahan di Desa Asembakor dipilih setelah melalui evaluasi terhadap beberapa opsi lokasi sebelumnya.”Sebelumnya kami mengajukan beberapa alternatif, namun masih butuh penyempurnaan. Hari ini kami tinjau lahan tujuh hektare yang diharapkan memenuhi seluruh kriteria teknis pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Ugas.

Ia menambahkan, proyek ini mengemban misi ganda. Selain mendongkrak kualitas dan pemerataan pendidikan bagi warga, keberadaan sarana ini diproyeksikan menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi baru di kawasan sekitarnya.”Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Pemkab Probolinggo berupaya maksimal agar program ini terealisasi di sini, membawa manfaat nyata bagi masyarakat, dan mendorong kemajuan wilayah,” tegasnya.

Di sisi lain, Perwakilan DJPS Kementerian PU RI, Fahmi, menjelaskan bahwa survei ini berfokus pada identifikasi awal kondisi fisik tanah serta kesiapan sarana-prasarana pendukungnya.”Hasil identifikasi awal ini akan menjadi bahan pertimbangan utama pemerintah pusat dalam menetapkan lokasi resmi pembangunan Sekolah Rakyat,” kata Fahmi.

Melalui sinergi erat ini, Pemkab Probolinggo optimistis usulan lahan di Asembakor lolos verifikasi pusat. Proyek ini diharapkan segera terealisasi demi membuka keran pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun
Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Berita Terbaru