SUMENEP, Selasa, 21 Juli 2026 – Memasuki hari ke-51, Program Sedekah Setiap Hari yang digagas Detikzone.id kembali melanjutkan misinya menebar kepedulian. Kali ini, bantuan disalurkan kepada sejumlah lansia dhuafa di Kabupaten Sumenep yang menjalani masa tua dalam keterbatasan ekonomi.
Lima puluh satu hari tanpa jeda menjadi bukti bahwa kepedulian tidak boleh berhenti hanya karena waktu terus berjalan. Di tengah derasnya arus informasi digital yang silih berganti setiap detik, Detikzone.id memilih berjalan di jalur yang berbeda. Tidak hanya menghadirkan berita, tetapi juga menghadirkan aksi nyata melalui Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim, sebuah konsep jurnalisme yang mengedepankan nilai kemanusiaan, empati, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Pada hari ke-51 ini, tim Detikzone.id mendatangi rumah-rumah lansia yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Sebagian hidup seorang diri, sementara lainnya tinggal bersama keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Bantuan kebutuhan pokok diserahkan langsung sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang telah menghabiskan usia untuk bekerja dan mengabdi kepada keluarga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi para lansia, bantuan tersebut bukan sekadar sembako. Kehadiran tim Detikzone.id menjadi penguat bahwa mereka tidak sendirian menghadapi kerasnya kehidupan di usia senja. Senyum, doa, dan air mata haru mewarnai penyaluran bantuan yang berlangsung penuh kehangatan.
Sejak diluncurkan pada awal Juni 2026, Program Sedekah Setiap Hari terus bergerak tanpa pernah terputus. Selama 51 hari berturut-turut, bantuan telah disalurkan kepada berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan, mulai dari lansia sebatang kara, anak yatim, janda dhuafa, penyandang disabilitas, penderita stroke, buruh harian lepas, tukang becak, nelayan, pemulung, pedagang kecil, pekerja informal, hingga keluarga dhuafa yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Sumenep.
Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan perjalanan hingga hari ke-51 tidak akan mungkin terlaksana tanpa pertolongan Allah SWT, doa orang tua, dukungan keluarga, serta kepedulian orang-orang baik yang terus memberikan support dan semangat.
“Hari ke-51 bukan sekadar angka. Ini adalah pengingat bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Kami ingin Detikzone.id hadir bukan hanya melalui berita yang dibaca masyarakat, tetapi juga melalui manfaat yang benar-benar dirasakan. Selama Allah SWT masih memberikan kesehatan, kekuatan, umur panjang, dan rezeki kepada kami, insyaallah program ini akan terus berjalan,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh penerima bantuan dipastikan telah melalui proses survei dan peninjauan langsung agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Selain menjalankan Program Sedekah Setiap Hari, Detikzone.id juga terus memperluas gerakan sosial melalui berbagai kegiatan kemanusiaan. Di antaranya santunan ratusan anak yatim, bantuan pendidikan bagi pelajar kurang mampu, khitan gratis, bantuan biaya pengobatan, layanan ambulans gratis, rumah singgah keluarga pasien maupun masyarakat umum, pembangunan musala umat, wakaf Al-Qur’an, pembagian sembako, hingga bantuan bagi korban bencana alam.
Ke depan, Detikzone.id juga telah menyiapkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat, seperti Rumah Makan Gratis bagi Pejuang Nafkah, Orang Tua Asuh Anak Yatim, Sedekah Air Bersih, Gerobak Usaha Gratis, Bantuan Modal UMKM, Pengobatan Gratis, serta Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Bagi Detikzone.id, hari ke-51 bukanlah akhir perjalanan, melainkan pijakan untuk terus memperluas manfaat. Dengan semangat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim, media ini ingin membuktikan bahwa jurnalisme bukan hanya tentang menyampaikan fakta, tetapi juga membangun peradaban melalui kepedulian, menghadirkan harapan di tengah keterbatasan, dan mengajak semakin banyak orang menjadikan sedekah sebagai budaya yang hidup setiap hari.
Penulis : Red







