KHR. Muhammad Kholil As’ad Ajak Jamaah Istiqamah Bershalawat dalam Pengajian Umum di Tambak Bawean Gresik

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAWEAN – Ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Pulau Bawean memadati Lapangan Sepak Bola Tambak, Desa Tambak, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, pada Selasa malam (21/7/2026), untuk mengikuti Pengajian Umum dan Shalawat bersama KHR. Muhammad Kholil As’ad, Pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo Situbondo.

Mewakili Ketua Panitia, KH. Imam Ghazali menyampaikan bahwa shalawat merupakan salah satu bentuk dzikir dan doa yang diperintahkan Allah SWT. Menurutnya, shalawat menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta membentuk karakter umat agar senantiasa meneladani akhlak beliau.

“Melalui majelis dzikir dan shalawat seperti ini, diharapkan jamaah semakin dekat kepada Allah SWT,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Tambak atas dukungan dan partisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Pemerintah Desa Tambak beserta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan.

 

Dalam tausiyahnya, Dr. KH. Abah Abror Al-Muqaddam, Lc., mengisahkan dialog antara Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq RA dan Hanzhalah RA sebagai pelajaran mengenai kondisi keimanan seorang mukmin.

Ia menjelaskan bahwa pada masa Rasulullah SAW, ketika para sahabat saling menanyakan kabar, yang dimaksud bukanlah keadaan duniawi seperti kesehatan, keluarga, atau pekerjaan, melainkan kondisi rohani dan keimanan. Suatu ketika, Hanzhalah RA mengaku merasa munafik karena saat berada di hadapan Rasulullah SAW dan mendengarkan penjelasan tentang surga serta neraka, ia merasakan seolah-olah keduanya berada di depan mata. Namun, setelah kembali ke rumah dan disibukkan dengan keluarga maupun pekerjaan, perasaan tersebut berangsur berkurang.

Mendengar pengakuan itu, Sayyidina Abu Bakar RA menyatakan bahwa dirinya juga mengalami hal serupa. Keduanya kemudian menemui Rasulullah SAW untuk meminta penjelasan. Rasulullah SAW bersabda bahwa apabila manusia mampu mempertahankan kondisi ruhani sebagaimana ketika berada dalam majelis ilmu dan dzikir setiap saat, niscaya para malaikat akan menyalami mereka di jalan-jalan. Namun, beliau juga menjelaskan bahwa hati manusia memang mengalami pasang surut; ada saatnya semangat beribadah meningkat dan ada waktunya menjalani urusan kehidupan.

Menurut Abah Abror, kisah tersebut menunjukkan bahwa naik turunnya kualitas iman merupakan fitrah manusia. Karena itu, umat Islam memerlukan bimbingan seorang guru atau mursyid yang dapat mengarahkan dan mengingatkan agar tetap berada di jalan Allah SWT. Dalam konteks itulah, beliau mengajak jamaah memanfaatkan kehadiran KHR. Muhammad Kholil As’ad sebagai ulama yang membimbing umat melalui ilmu, dzikir, dan nasihat.

Abah Abror juga menjelaskan bahwa Rasulullah Muhammad SAW telah ditetapkan sebagai nabi oleh Allah SWT sebelum Nabi Adam AS diciptakan. Penjelasan tersebut merujuk pada sejumlah riwayat yang menerangkan bahwa kenabian Rasulullah SAW telah ditetapkan sejak awal penciptaan sebagai bentuk kemuliaan dan keutamaan beliau di sisi Allah SWT.

Sementara itu, KHR. Muhammad Kholil As’ad mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, shalawat merupakan wujud kecintaan kepada Rasulullah sekaligus amalan yang mendatangkan rahmat, keberkahan, dan syafaat bagi umatnya.

Beliau juga mengimbau masyarakat agar membiasakan membaca shalawat dalam kehidupan sehari-hari sehingga hati menjadi lebih tenang, keimanan semakin kokoh, serta tumbuh semangat untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.

 

Selain itu, KHR. Muhammad Kholil As’ad mengajak jamaah untuk terus menghadiri majelis ilmu, dzikir, dan shalawat sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperdalam pemahaman agama, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Pengajian umum dan shalawat tersebut berlangsung khidmat hingga akhir acara. Ribuan jamaah tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Momentum itu menjadi sarana memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat istiqamah dalam mengamalkan ajaran Islam.

Berita Terkait

Cegah Perkelahian Terulang, Polsek, Forkopimcam dan MUI Sangkapura Bina Para Pemuda
Dari Ruang Karaoke ke Tanah Suci: Kisah Tobat Totok Haryono Tunaikan Umroh
Hari ke-69 Program Sedekah Tak Terputus, Detikzone.id Kembali Berbagi untuk Janda Lansia di Sumenep
NU Care-LAZISNU PCNU Bawean Bersama IROPIN Jatim dan NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Gelar Eye Xpedition 2026 
Hari ke-68, Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Tak Pernah Terhenti, Kembali Sasar Janda Tua di Sumenep
Grand Opening HLL Wellness Center Surabaya, Tawarkan Terapi Modern dalam Satu Tempat
Jumat Berkah, Hari ke-67 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Kembali Hadir untuk Yatim dan Janda Tua di Pelosok Desa Sumenep
Semangat TP PKK Desa Sawahmulya Sambut Penilaian Lomba Administrasi Tingkat Kecamatan Sangkapura Gresik

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Cegah Perkelahian Terulang, Polsek, Forkopimcam dan MUI Sangkapura Bina Para Pemuda

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Dari Ruang Karaoke ke Tanah Suci: Kisah Tobat Totok Haryono Tunaikan Umroh

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Hari ke-69 Program Sedekah Tak Terputus, Detikzone.id Kembali Berbagi untuk Janda Lansia di Sumenep

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:21 WIB

NU Care-LAZISNU PCNU Bawean Bersama IROPIN Jatim dan NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Gelar Eye Xpedition 2026 

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Hari ke-68, Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Tak Pernah Terhenti, Kembali Sasar Janda Tua di Sumenep

Berita Terbaru

NASIONAL

Rutan Pemalang Terima Delapan Peserta

Senin, 10 Agu 2026 - 13:35 WIB