Unik dan Pertama di Indonesia! 53 Pasangan Nikah Massal di Dalam VW Combi, Kota Kediri Sabet Rekor MURI

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri – Rasa bahagia, haru, sekaligus grogi menyelimuti Sunarko dan Srianik, warga Kelurahan Pakelan saat mengikuti kegiatan Nikah Massal yang diselenggarakan Pemerintah Kota Kediri dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-1147, Jumat (24/7). Momen sakral tersebut terasa semakin istimewa karena prosesi akad nikah dilaksanakan di dalam mobil klasik Volkswagen (VW) Combi bersama 52 pasangan pengantin lainnya, sekaligus sukses tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI).

Bagi pengantin asal Kecamatan Kota itu, mengikuti program ini merupakan anugerah terindah dan merupakan bentuk partisipasi untuk memeriahkan hari jadi Kota Kediri. “Perasaan kami bahagia, grogi, terharu, campur aduk. Memang dari awal kami berinisiatif sendiri ingin ikut dan memeriahkan Hari Jadi Kota Kediri. Informasinya kami tahu dari media sosial Pemerintah Kota Kediri,” ungkap Sunarko.

Dirinya menceritakan, proses persiapan pernikahan berjalan lancar. Mereka mengurus rekomendasi nikah melalui Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan setempat dan mendapat dukungan penuh dari kedua pihak keluarga yang turut hadir menyaksikan dan menjadi saksi momen bersejarah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pengalaman menikah di dalam mobil VW Combi menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan. “Seru dan asyik karena unik. Baru pertama kali di Indonesia ada nikah massal di dalam mobil klasik. Ini akan menjadi cerita yang selalu kami kenang bersama keluarga,” ujarnya. Tak lupa, keduanya menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kediri atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan pada kegiatan tersebut, karena para pengantin tidak dibebankan biaya sepeser pun (gratis).

Usai resmi menjadi pasangan suami istri, Sunarko dan Srianik berharap dapat membangun rumah tangga yang sakinah, mawadah, warahmah, dilimpahi rezeki, serta diberikan kemudahan dalam menjalani kehidupan bersama.

Sementara itu, Qowimudin Toha, Wakil Wali Kota Kediri sekaligus sebagai Ketua Pelaksana Nikah Massal menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 serta sebagai bentuk kehadiran pemerintah bagi masyarakat. “Hari ini Kota Kediri hadir untuk warga yang ingin melangsungkan pernikahan namun memiliki keterbatasan ekonomi. Seluruh kebutuhan prosesi kami fasilitasi secara gratis sehingga pasangan pengantin dapat melangsungkan akad nikah dengan khidmat dan penuh kebahagiaan,” jelasnya.

Qowimudin menambahkan, penyelenggaraan nikah massal merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Kediri dengan Volkswagen Indonesia Association (VIA) yang pada waktu bersamaan menggelar Jambore Nasional (Jamnas) di Kota Kediri. Sinergi tersebut menghadirkan konsep pernikahan yang unik dengan melibatkan 53 unit VW Combi sebagai lokasi akad nikah.

Prosesi pernikahan juga berlangsung lengkap sebagaimana akad nikah pada umumnya, diawali selamatan dan kirim doa, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga khutbah nikah. Setelah Salat Jumat, para pengantin dijadwalkan mengikuti prosesi temu manten yang dilanjutkan pesta rakyat dengan sajian 1.000 porsi soto ayam dan nasi pecel tumpang gratis untuk masyarakat.

“Harapan kami, seluruh pasangan memiliki kenangan seumur hidup yang dapat dikenang bersama keluarga. Selamat menempuh hidup baru, semoga seluruh pengantin mendapatkan hidayah, inayah, dan maunah dari Allah SWT sehingga mampu membentuk keluarga sakinah, mawadah, warahmah,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna, Ketua VIA menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Pemerintah Kota Kediri dan VIA yang berhasil menghadirkan nikah massal 53 pasangan di dalam mobil VW Combi hingga tercatat sebagai Rekor MURI. Menurutnya, VW dipilih bukan sekadar sebagai mobil klasik, tetapi menjadi simbol perjalanan, persaudaraan, kebersamaan, dan lintas generasi.

Melalui peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1147, Nanan berharap semangat inovasi dapat terus berjalan beriringan dengan pelestarian tradisi. Seluruh pasangan pengantin pun diharapkan mampu membangun keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah serta melahirkan generasi yang berkarakter dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor
Menekan Angka Perceraian dari Dringu: Saat Calon Pengantin Ditempa Mental dan Kesiapan Batin
Bappenas Turun ke Sumenep, Kangean Jadi Sorotan Pengembangan Wilayah Kepulauan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Jumat, 11 September 2026 - 02:24 WIB

Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya

Jumat, 11 September 2026 - 02:21 WIB

Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terbaru

SOSBUD

PKDI Sumenep Apresiasi Eksistensi RRI di Usia 81 Tahun

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:05 WIB