MATARAM – Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Nusa Tenggara Barat mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026. Selain menjadi ajang pembinaan atlet, Porprov dinilai telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dan menjadi modal penting dalam menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat.
Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif PW KAMMI NTB, Yusril Ashfahani, S.M., mengatakan penyelenggaraan Porprov XII membuktikan bahwa sebuah event olahraga mampu menjadi penggerak berbagai sektor ekonomi, mulai dari pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
*”Porprov XII telah membuktikan bahwa olahraga memiliki dampak ekonomi yang nyata. Kehadiran ribuan atlet, ofisial, wasit, keluarga atlet, dan masyarakat telah menciptakan aktivitas ekonomi yang dirasakan langsung oleh pelaku usaha lokal. Ini merupakan modal penting dalam membangun ekosistem sport tourism di NTB,”* ujar Yusril, Minggu (26/7/2026).
Berdasarkan data resmi penyelenggaraan, Porprov XII NTB mempertandingkan 51 cabang olahraga dengan 702 nomor pertandingan dan lebih dari 6.000 babak pertandingan. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran sekitar 200 ribu penonton selama pelaksanaan ajang olahraga tersebut. Sementara itu, nilai perputaran ekonomi diperkirakan melampaui Rp100 miliar, menunjukkan besarnya efek berganda (*multiplier effect*) yang dihasilkan terhadap perekonomian daerah.
Selain memberikan dampak ekonomi, Porprov XII juga dinilai berhasil menjalankan fungsi pembinaan olahraga daerah. Kota Mataram keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi 200 medali emas sekaligus mencatatkan prestasi tiga kali berturut-turut mempertahankan gelar juara umum.
PW KAMMI NTB turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB, KONI NTB, panitia pelaksana, atlet, ofisial, relawan, aparat keamanan, tenaga kesehatan, insan media, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Porprov XII. Menurut Yusril, keberhasilan tersebut menjadi bekal berharga dalam mempersiapkan NTB sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028.
Ia juga menilai pesan Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, saat penutupan Porprov XII bahwa *”yang menang adalah kita semua”* mencerminkan semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun prestasi olahraga sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Ke depan, PW KAMMI NTB mendorong Pemerintah Provinsi NTB bersama KONI NTB melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap dampak ekonomi penyelenggaraan Porprov. Evaluasi tersebut meliputi tingkat hunian hotel, peningkatan omzet UMKM, transaksi perdagangan, kunjungan wisatawan, hingga berbagai indikator ekonomi lainnya sebagai dasar penyempurnaan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.
“Porprov XII merupakan laboratorium terbaik menuju PON XXII Tahun 2028. Pengalaman ini harus menjadi pijakan untuk menghadirkan event olahraga yang tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor pariwisata, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB secara berkelanjutan,”” tutup Yusril.
PW KAMMI NTB berharap pengalaman sukses Porprov XII dapat menjadi referensi dalam mempersiapkan PON XXII Tahun 2028, sehingga NTB tidak hanya mampu menyelenggarakan ajang olahraga nasional dengan baik, tetapi juga memaksimalkan manfaat ekonomi, pariwisata, dan investasi bagi masyarakat secara berkelanjutan.







