GRESIK — Kepedulian terhadap kesehatan mata masyarakat Pulau Bawean kembali diwujudkan melalui kegiatan Eye Xpedition Bawean 2026, Minggu (9/8/2026). Kegiatan berupa pemeriksaan mata dan bantuan kacamata ini merupakan kolaborasi NU Care-LAZISNU PCNU Bawean bersama IROPIN Jawa Timur dan NU Care-LAZISNU PWNU Jawa Timur.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung NU Sangkapura dan Klinik Annahdliyah, Jalan Raya Tambak Bawean, tersebut menyasar terutama guru ngaji dan kaum dhuafa.
Ketua Pengurus Daerah Ikatan Profesi Optometris Indonesia (IROPIN) Jawa Timur, Beni Pujo Sayogo, mengatakan bakti sosial di Bawean kali ini merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan bersama NU Care-LAZISNU Jawa Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami bersama Care-LAZISNU Jawa Timur melakukan bakti sosial di Bawean berupa pemeriksaan mata dan pembagian kacamata 1.000. Ini yang kedua, setelah kegiatan pertama pada tahun 2022 dengan pembagian 500 kacamata,” ujar Beni.
Ia bersyukur kegiatan Eye Xpedition Bawean 2026 dapat berjalan dengan lancar. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bawean, khususnya mereka yang membutuhkan alat bantu penglihatan.
“Alhamdulillah hari ini berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa bermanfaat bagi masyarakat Bawean,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) NU Care-LAZISNU Bawean, Mohammad Ilyas, menyampaikan terima kasih kepada IROPIN Jawa Timur dan NU Care-LAZISNU Jawa Timur atas kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada IROPIN dan Care-LAZISNU Jawa Timur atas kerja samanya. Mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat Bawean,” tutur Ilyas.
Ilyas menambahkan, kacamata bagi peserta tidak langsung dibagikan pada hari pelaksanaan. Proses pembuatan kacamata membutuhkan waktu sekitar satu bulan karena kacamata dibuat berdasarkan hasil pemeriksaan mata masing-masing penerima.
Setelah selesai dibuat, kacamata tersebut nantinya dapat diambil di Kantor Gedung PCNU Bawean. Mekanisme ini dilakukan agar kacamata yang diterima masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan ukuran koreksi penglihatan masing-masing.
Melalui kegiatan Eye Xpedition Bawean 2026, sebanyak 1.000 kacamata disiapkan bagi masyarakat yang membutuhkan setelah menjalani pemeriksaan mata. Program ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas penglihatan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat, khususnya guru ngaji dan kaum dhuafa di Pulau Bawean.
Kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan pada 2022 dengan pembagian sebanyak 500 kacamata. Tahun ini, jumlah bantuan ditingkatkan menjadi 1.000 kacamata sebagai bentuk keberlanjutan kepedulian terhadap kesehatan mata masyarakat Bawean.
Penulis : Abd Hamid







