PEMALANG, Detikzone.id – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin merambah kehidupan pelajar. Di tengah kemudahan yang ditawarkan, pemahaman terhadap risiko dan etika penggunaan teknologi menjadi hal penting agar AI tidak disalahgunakan.
Untuk mendorong literasi digital sekaligus mencegah dampak negatif penggunaan teknologi, Polres Pemalang menggelar sosialisasi program Paham AI di SMK Negeri 1 Pemalang, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 120 siswa yang terbagi dalam tiga laboratorium komputer. Para peserta berasal dari sejumlah jurusan yang erat kaitannya dengan perkembangan teknologi digital, yakni Pemasaran atau Bisnis Digital, Desain Komunikasi Visual (DKV), serta Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) atau Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bidang Kehumasan SMKN 1 Pemalang, Nurul Faudah, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi AI sangat relevan bagi pelajar yang saat ini memiliki akses internet dan teknologi digital secara luas.
“Kami sangat senang dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Pemalang. Ini sangat positif dan mendukung kebutuhan kami, khususnya siswa usia remaja agar paham tentang AI. Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Pemalang yang telah bersedia menjadi narasumber dan berharap kerja sama baik ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Antusiasme juga disampaikan Arandela, salah satu siswa kelas XII jurusan Bisnis Digital. Ia menilai materi yang diberikan sangat bermanfaat, terutama bagi pelajar yang dalam aktivitas sehari-hari tidak lepas dari teknologi.
“Ini sangat bermanfaat, apalagi untuk saya sebagai siswa Bisnis Digital yang sehari-hari menggunakan teknologi,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana melalui perwakilan Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Pemalang, Iptu Prayitno, menjelaskan bahwa program Paham AI memiliki tiga tujuan utama.
“Pertama memperkuat literasi digital pelajar, kedua meningkatkan kewaspadaan, dan ketiga memberikan bekal kepada generasi muda agar mengetahui cara kerja AI dan menggunakannya dengan baik,” jelas Iptu Prayitno.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai pemahaman dasar Artificial Intelligence, dampak positif dan negatif penggunaan AI, hingga cara memanfaatkan teknologi tersebut secara aman, etis, dan bertanggung jawab.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyebaran hoaks di tengah derasnya arus informasi digital. Kemampuan memilah informasi dinilai penting agar kemudahan teknologi tidak justru menjadi pintu masuk penyebaran informasi palsu.
Polres Pemalang menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak berhenti di SMKN 1 Pemalang. Sosialisasi serupa direncanakan menyasar sekolah menengah atas dan kejuruan lainnya di wilayah Kabupaten Pemalang secara berkelanjutan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami risiko, etika, serta tanggung jawab di balik setiap pemanfaatan kecerdasan buatan.
Dengan demikian, AI diharapkan menjadi alat untuk mendukung kreativitas dan produktivitas pelajar, bukan justru menjadi teknologi yang digunakan tanpa kendali.







