SUMENEP, Detikzone.id — Di tengah kemeriahan Madura Night Vaganza (MNV) 2026 di Lapangan GOR A. Yani Pangligur Sumenep, ada pekerjaan yang terus berjalan tanpa banyak terlihat.
Ketika masyarakat menikmati hiburan, kuliner dan berbagai kegiatan pameran, para petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep justru sibuk memastikan kawasan tetap bersih dan nyaman.
Tak peduli bau dan lelah, para petugas tetap siaga menjalankan tugasnya. Mereka bergerak dari satu titik ke titik lainnya, mengumpulkan sampah yang ditinggalkan pengunjung dan membersihkan kawasan yang membutuhkan penanganan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pekerjaan tersebut dilakukan selama kegiatan berlangsung, bahkan hingga aktivitas masyarakat mulai berkurang. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan kawasan yang setiap harinya dipadati pengunjung.
Di bawah kepemimpinan Kepala DLH Sumenep Anwar Syahroni Yusuf, AP., M.Si., upaya menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan dengan menyiagakan petugas di lapangan.
DLH Sumenep juga menyediakan tempat sampah di sejumlah titik kawasan pameran. Tempat sampah berukuran besar ditempatkan di sekitar stan untuk memudahkan masyarakat membuang sampah pada tempatnya.
Bekerja di Tengah Keramaian
Pantauan di lokasi, petugas kebersihan tetap menjalankan aktivitasnya ketika suasana pameran semakin ramai.
Saat pengunjung berjalan dari satu stan ke stan lainnya, menikmati kuliner maupun menyaksikan berbagai pertunjukan, petugas DLH memastikan sampah yang muncul dapat segera ditangani.
Semakin banyak masyarakat yang datang, semakin besar pula perhatian yang dibutuhkan terhadap kebersihan kawasan.
Anwar mengatakan, keberadaan petugas kebersihan merupakan bagian dari pelayanan DLH kepada masyarakat.
Menurutnya, kebersihan tidak mungkin hanya mengandalkan petugas. Kesadaran dari seluruh pengunjung dan peserta pameran juga sangat diperlukan.
“Lingkungan yang bersih tidak mungkin tercipta hanya karena petugas kebersihan. Semua harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Karena itu, DLH Sumenep juga memberikan perhatian kepada peserta pameran. Stan yang mampu menjaga kebersihan dan konsisten merawat lingkungannya akan mendapatkan apresiasi atau surprise dari DLH.
Sampah Menjadi Bagian dari Edukasi
Pesan tentang lingkungan juga ditampilkan melalui stan DLH Sumenep.
Sejumlah material bekas, termasuk botol plastik, dimanfaatkan sebagai bagian dari dekorasi. Barang yang sebelumnya dianggap sebagai sampah tersebut diolah dan ditata sehingga memiliki nilai guna sekaligus menjadi media edukasi.
Anwar menjelaskan, konsep tersebut ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa sampah tidak selalu harus berakhir sebagai barang buangan.
“Yang ingin kami sampaikan adalah bahwa sampah itu bukan hanya persoalan untuk dibuang, tetapi bagaimana kita bisa mengelola dan memanfaatkannya. Karena itu, kami mencoba menampilkan konsep yang sederhana tetapi memiliki pesan kepada masyarakat,” kata Anwar.
DLH Sumenep juga menyediakan Bank Sampah sebagai bagian dari edukasi pengelolaan sampah.
Melalui Bank Sampah, masyarakat dikenalkan pada pentingnya memilah dan mengelola sampah yang masih memiliki nilai guna.
Kebersihan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
MNV 2026 menjadi bagian dari rangkaian Madura Culture Fest (MCF) #4 yang berlangsung mulai 26 Agustus hingga 4 September 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan pameran pembangunan, UMKM, kuliner, seni, budaya dan berbagai aktivitas masyarakat.
Dengan jumlah pengunjung yang cukup besar, persoalan kebersihan menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian.
Anwar berharap kemeriahan kegiatan tidak meninggalkan persoalan lingkungan setelah acara selesai.
“Jangan sampai kegiatan yang menghadirkan banyak masyarakat justru meninggalkan banyak sampah. Kita ingin kegiatan berjalan meriah, tetapi kebersihannya juga tetap terjaga,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa tugas yang diembannya merupakan amanah untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Jabatan ini bagi saya adalah amanah. Saya ingin menjadikannya sebagai jembatan untuk berbuat dan memberikan manfaat. Karena itu, selama masih bisa dilakukan, kami akan terus berinovasi dan memberikan yang terbaik untuk daerah,” ungkapnya.
Bagi para petugas kebersihan, menjaga kawasan tetap bersih merupakan bagian dari pekerjaan yang harus dijalankan. Mereka tetap bergerak ketika keramaian berlangsung dan kembali memastikan kawasan tertata setelah aktivitas masyarakat berakhir.
Di balik meriahnya MNV 2026, keberadaan mereka menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari terciptanya lingkungan pameran yang bersih dan nyaman.
Melalui pengerahan petugas, penyediaan tempat sampah, Bank Sampah, pemanfaatan material bekas serta apresiasi bagi stan terbersih, DLH Sumenep terus mendorong agar kepedulian terhadap kebersihan menjadi tanggung jawab bersama.







