Diludahi, Dipukul hingga Diancam Celurit dan Dibunuh, Warga Sampang Lapor Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Detikzone.id — Suasana sebuah rumah di Dusun Sombernangah, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, mendadak berubah mencekam. Seorang warga mengaku menjadi korban kekerasan hingga ancaman pembunuhan, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban, Rusli (53), mengaku mengalami serangkaian tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh Sahrawi (50) bersama anaknya, Sandi (35). Keduanya merupakan warga setempat.

Peristiwa tersebut bermula ketika Rusli sedang bertamu di rumah Mat Naji, seorang ustaz di lingkungan pondok pesantren setempat. Tidak disangka, kedatangan Sahrawi kemudian membuat situasi berubah tegang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan Rusli, Sahrawi tiba-tiba membuka masker yang dikenakannya kemudian meludahi wajah korban.

Tak berhenti di situ. Rusli mengaku kemudian mendapat satu tamparan dan dua pukulan di bagian wajah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami memar di bagian bawah mata sebelah kanan.

Situasi semakin mencekam ketika Sandi datang ke lokasi dengan membawa celurit.

Menurut pengakuan korban, senjata tajam tersebut kemudian diayunkan ke arahnya. Beruntung, sabetan celurit itu tidak mengenai tubuh Rusli.

“Saya menduga itu sudah direncanakan. Saya merasa mereka memang mau membunuh saya,” ujar Rusli.

Keributan akhirnya berhasil dilerai setelah Mat Naji bersama warga yang kebetulan melintas berupaya memisahkan kedua belah pihak.

Namun, menurut Rusli, persoalan tidak berhenti setelah keributan tersebut dilerai. Ia mengaku masih menerima ancaman serius.

Sahrawi diduga mengancam akan menyembelih Rusli, sedangkan Sandi disebut mengancam akan menembaknya.

Merasa keselamatannya terancam, Rusli kemudian memilih membawa persoalan tersebut ke jalur hukum dengan melaporkannya kepada Polsek Banyuates.

Diduga Berawal dari Persoalan Keluarga

Rusli menduga peristiwa tersebut berkaitan dengan persoalan keluarga.

Perselisihan disebut bermula setelah anak Sahrawi mengalami perceraian. Mantan istri anak Sahrawi diketahui merupakan keponakan dari istri Rusli.

Namun, terkait dugaan penganiayaan, penggunaan senjata tajam dan ancaman pembunuhan tersebut, seluruhnya masih menjadi bagian dari proses penyelidikan kepolisian.

Polisi Pastikan Laporan Diproses

Kapolsek Banyuates Iptu Siswanto membenarkan adanya laporan yang disampaikan Rusli.

“Korban sudah lapor, saat ini sedang dalam proses penyelidikan,” tegasnya.

Polisi selanjutnya akan mendalami keterangan korban, para pihak yang terlibat maupun saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan kekerasan tersebut tidak hanya menyangkut penganiayaan, tetapi juga adanya dugaan ancaman menggunakan senjata tajam.

Kini, Rusli berharap laporan yang telah disampaikan kepada kepolisian dapat ditindaklanjuti secara hukum sehingga persoalan tersebut tidak kembali berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

 

Penulis : Anam Sakti

Berita Terkait

Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan
Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan
Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo
Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku
Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan
Satresnarkoba Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu 81,53 Gram
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 102 Botol Miras dari Dua Lokasi
GP Ansor Rubaru Sumenep Desak Penanganan Serius Dugaan Kekerasan Seksual Anak

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan

Senin, 7 September 2026 - 14:42 WIB

Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan

Kamis, 3 September 2026 - 18:31 WIB

Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo

Kamis, 3 September 2026 - 12:14 WIB

Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku

Kamis, 3 September 2026 - 11:59 WIB

Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan

Berita Terbaru

SOSBUD

PKDI Sumenep Apresiasi Eksistensi RRI di Usia 81 Tahun

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:05 WIB