Ketua KAKI Jatim Dukung Pernyataan Jenderal Gatot Nurmantyo, Meritokrasi dan Netralitas TNI Sangat Penting 

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pernyataan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo mengenai pentingnya meritokrasi dan netralitas TNI mendapat dukungan dari Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur.

Ketua KAKI Jatim, Moh. Hosen, menilai kepemimpinan di tubuh TNI harus dibangun berdasarkan prestasi, kemampuan, integritas, pengalaman dan profesionalisme, bukan kedekatan politik atau kepentingan tertentu.

“Kami mendukung apa yang disampaikan Jenderal Gatot. TNI harus tetap profesional dan netral. Jabatan harus diberikan kepada prajurit berdasarkan kemampuan, prestasi dan pengabdian,” ujar Hosen,” Kamis (20/08/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gatot sebelumnya menyampaikan pandangan tersebut dalam webinar “Kamu Bertanya, Jenderal Gatot Menjawab” yang diselenggarakan Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS), Rabu (19/8/2026).

Menurut Gatot, rusaknya sistem merit dapat menimbulkan frustrasi di kalangan prajurit yang telah bekerja keras dan mempertaruhkan nyawa dalam menjalankan tugas.

“Untuk apa saya ke Papua sampai berdarah-darah, untuk apa saya berjuang, tapi ternyata yang naik orang yang tentara salon,” ujar Gatot.

Ia juga mengingatkan agar prajurit tidak mengejar jabatan melalui kedekatan dengan kekuatan politik.

“Orang-orang seperti itu adalah pelacur politik. Tentara itu tidak boleh begitu. Dia hanya bekerja, bekerja, bekerja yang terbaik untuk negeri ini. Biarkan pangkat pun adalah penghargaan,” tegasnya.

KAKI Jatim: TNI Harus Tetap Netral

Hosen menilai meritokrasi bukan sekadar persoalan karier prajurit, tetapi berkaitan langsung dengan profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap TNI.

“TNI merupakan institusi strategis dalam menjaga kedaulatan negara. Karena itu, kepemimpinan TNI harus diisi prajurit yang memiliki kemampuan, pengalaman, integritas dan rekam jejak pengabdian yang jelas,” kata Hosen.

Ia mengingatkan agar kepentingan politik praktis tidak memengaruhi proses pembinaan karier maupun penempatan jabatan di tubuh TNI.

“Jangan sampai kedekatan politik mengalahkan prestasi. Kalau meritokrasi dijaga, profesionalisme dan netralitas TNI juga akan semakin kuat,” tegasnya.

Selain meritokrasi, KAKI Jatim juga mendukung perhatian Gatot terhadap ancaman perang informasi di era digital dan kecerdasan buatan (AI).

Menurut Hosen, disinformasi, manipulasi narasi dan konten sintetis dapat mengikis kepercayaan masyarakat serta memicu polarisasi.

“Perang informasi harus dihadapi dengan ketahanan informasi. Masyarakat harus cerdas memilah informasi agar tidak mudah terprovokasi dan diadu domba,” ujarnya.

KAKI Jatim berharap TNI tetap menjadi institusi yang profesional, solid dan netral serta tidak terseret kepentingan politik praktis.

“Kekuatan TNI bukan hanya pada alutsista, tetapi juga pada kualitas prajurit, kepemimpinan yang berintegritas dan kepercayaan rakyat,” pungkas Hosen. (Syaif)

#Presiden Prabowo Subianto

#Panglima TNI Agus Subiyanto

#Seskab Letkol Taddy

Berita Terkait

Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan
Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan
Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo
Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku
Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan
Satresnarkoba Polresta Sumenep Bongkar Peredaran Sabu 81,53 Gram
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 102 Botol Miras dari Dua Lokasi
GP Ansor Rubaru Sumenep Desak Penanganan Serius Dugaan Kekerasan Seksual Anak

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan

Senin, 7 September 2026 - 14:42 WIB

Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan

Kamis, 3 September 2026 - 18:31 WIB

Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo

Kamis, 3 September 2026 - 12:14 WIB

Motor Petani Raib dari Garasi, Polisi Sumenep Berhasil Amankan Pelaku

Kamis, 3 September 2026 - 11:59 WIB

Aksi Pencurian Rombong Jagung di Sumenep Terekam CCTV, Pelaku Diciduk di Pamekasan

Berita Terbaru

SOSBUD

PKDI Sumenep Apresiasi Eksistensi RRI di Usia 81 Tahun

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:05 WIB