SUMENEP, Detikzone.id – Semarak Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep terasa melalui lomba mewarnai LAKONALAKONE yang digelar di Graha Mahasiswa Universitas PGRI Sumenep, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengasah kreativitas, mengembangkan imajinasi, dan membangun rasa percaya diri sejak dini.
Lomba tersebut diikuti anak-anak tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah dasar (SD). Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk berani menuangkan gagasan dan mengekspresikan kreativitas melalui karya warna.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menilai lomba mewarnai bukan sekadar hiburan dalam rangkaian perayaan hari jadi daerah, melainkan juga sarana edukasi yang mendukung tumbuh kembang anak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Lomba mewarnai bukan sekadar memadukan warna, tetapi juga menjadi sarana anak mengembangkan kreativitas dan imajinasi,” ujarnya.
Menurut Fauzi, aktivitas mewarnai memiliki manfaat dalam melatih konsentrasi, ketelitian, dan kesabaran anak. Selain itu, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi mereka untuk belajar mengekspresikan gagasan melalui karya yang dibuat.
“Anak-anak dapat belajar fokus, teliti, dan sabar, sekaligus berani menunjukkan gagasan melalui karya yang mereka buat,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan anak tidak semata-mata diukur dari kemenangan dalam perlombaan. Proses belajar, keberanian mencoba, serta ketekunan dalam menyelesaikan karya juga merupakan bagian penting dari perkembangan anak.
“Jangan hanya melihat siapa yang menjadi juara. Keberanian untuk mencoba dan menyelesaikan karya juga patut dihargai,” tegasnya.
Fauzi juga mengingatkan bahwa setiap anak memiliki kemampuan dan imajinasi yang berbeda. Karena itu, seluruh peserta perlu mendapatkan apresiasi atas usaha dan kreativitas yang mereka tunjukkan.
“Setiap karya memiliki keunikan. Semua peserta layak diapresiasi atas usaha, kreativitas, dan keberanian mereka,” jelasnya.
Ia menambahkan, peran orang tua, guru, dan sekolah sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung anak untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi secara optimal.
“Orang tua, guru, dan sekolah perlu bersama-sama memberi ruang bagi anak untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensinya,” tandasnya.
Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Pembentukan karakter, kepekaan terhadap seni, serta kemampuan membangun rasa percaya diri juga perlu mendapat perhatian sejak usia dini.
Melalui lomba mewarnai LAKONALAKONE, semangat Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep diharapkan tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap pendidikan dan pengembangan kreativitas generasi muda.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar menghargai perbedaan, berani berkarya, dan menumbuhkan keyakinan dalam meraih cita-cita.







