SUMENEP, Detikzone.id — Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan apresiasi kepada petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep yang tetap bekerja menjaga kebersihan di tengah berlangsungnya Festival Musik Tongtong Se-Madura 2026, Minggu (6/9/2026).
Sejak malam, petugas kebersihan bergerak mengikuti jalur festival dan berada di belakang peserta terakhir. Mereka membersihkan sampah yang tertinggal setelah rombongan peserta dan penonton melewati sejumlah ruas jalan Kota Sumenep.
Sebanyak 27 grup tongtong dari berbagai wilayah se-Madura mengikuti festival tersebut. Di tengah antusiasme masyarakat menyaksikan pertunjukan, petugas kebersihan tetap menjalankan tugasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka mengumpulkan botol plastik, kemasan makanan, kertas dan berbagai sampah lainnya secara bertahap. Setiap kali peserta melewati satu ruas jalan, petugas bergerak menyusul untuk membersihkan jalur tersebut.
Pekerjaan itu terus dilakukan hingga malam semakin larut. Bahkan setelah peserta terakhir menyelesaikan rute, petugas masih melanjutkan pembersihan hingga pagi.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menilai langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan di tengah kegiatan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan budaya yang melibatkan banyak masyarakat tetap harus memperhatikan kebersihan. Kemeriahan festival tidak boleh mengesampingkan kondisi lingkungan setelah kegiatan selesai.
Ia juga menilai kepedulian terhadap kebersihan merupakan bagian dari kecintaan terhadap daerah.
Menurut Bupati, mencintai budaya dan warisan leluhur perlu disertai dengan kepedulian terhadap lingkungan. Sebab, menjaga warisan budaya tidak hanya mempertahankan kesenian dan tradisi, tetapi juga merawat lingkungan tempat budaya tersebut hidup dan berkembang.
Karena itu, pelestarian budaya dan menjaga kebersihan lingkungan perlu berjalan bersama. Festival dapat menjadi ruang untuk menampilkan kesenian daerah sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap kebersihan.
Bupati mengapresiasi petugas yang tetap menjalankan tugas meskipun kegiatan berlangsung hingga larut malam.
Petugas tidak menunggu festival benar-benar selesai untuk bekerja. Mereka bergerak di belakang peserta terakhir dan membersihkan sampah secara bertahap hingga seluruh rute kembali bersih.
Dari malam hingga pagi, petugas kebersihan tetap berada di lapangan. Bagi Bupati, kerja tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan daerah.
Komitmen menjaga kebersihan tersebut diharapkan terus menjadi bagian dari setiap kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Sumenep.







