BOGOR— Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Fans of Rhoma dan Soneta (FORSA) Kabupaten Bogor atau FORKABO berlangsung penuh keakraban. Momentum yang digelar di Gedung Serbaguna Satu Pemerintah Kabupaten Bogor, Minggu (6/9/2026), menjadi ruang berkumpulnya keluarga besar FORSA dari berbagai daerah.
Sejak pagi, suasana silaturahmi sudah terasa. Pengurus dan anggota FORSA dari sejumlah wilayah berdatangan, saling menyapa dan melepas rindu. Kehadiran jajaran DPP FORSA, DPW FORSA Jawa Barat, DPC FORSA Jakarta dan Bekasi, DPW FORSA Banten, serta perwakilan FORSA se-Jabodetabek membuat perayaan Milad ke-13 semakin semarak.
Bagi keluarga besar FORSA, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan bertambahnya usia organisasi. Pertemuan itu sekaligus menjadi momentum untuk mempererat komunikasi, menjaga persaudaraan dan memperkuat semangat kebersamaan yang telah terbangun selama 13 tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
13 Tahun Berjalan, Persaudaraan Terus Dijaga
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipelopori Penasehat FORKABO, Arjuna Sudibyo.
Dalam sambutannya, Arjuna menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, anggota dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya perayaan HUT ke-13 FORKABO.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kekompakan jajaran FORKABO yang mampu bekerja sama dan saling mengisi.
“Terima kasih atas terlaksananya kegiatan HUT FORSA ke-13 di Gedung Serbaguna Pemda Kabupaten Bogor. Ini semua bisa terlaksana atas kerja sama tim FORKABO yang kompak dan saling mengisi,” ujar Arjuna.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPP, DPW dan seluruh keluarga besar FORSA yang menyempatkan hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurut Arjuna, kehadiran para pengurus dan anggota dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa hubungan kekeluargaan di tubuh FORSA masih terjaga dengan baik.
DPP hingga DPW Hadir di Tengah Keluarga Besar FORSA
Kehadiran jajaran DPP FORSA yang dipimpin Ketua DPP FORSA Januardy Nylman, S.H., M.M., turut memberikan warna dalam perayaan tersebut.
Sambutan dari jajaran DPP menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pengurus pusat, wilayah dan daerah.
Pertemuan tersebut tidak hanya berbicara mengenai organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antarkeluarga besar FORSA.
Suasana serupa terlihat dari kehadiran DPW FORSA Jawa Barat bersama jajaran DPC dan perwakilan FORSA dari sejumlah daerah.
Pertemuan lintas wilayah itu membuat suasana perayaan terasa seperti reuni keluarga besar. Para anggota dapat kembali bertemu, berbincang dan menikmati rangkaian acara dalam suasana penuh keakraban.
Santunan Anak Yatim Warnai Perayaan
Di tengah kemeriahan Milad, panitia juga menyisipkan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim.
Agenda tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian HUT ke-13 FORKABO. Perayaan tidak hanya diisi dengan hiburan dan kebersamaan anggota, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama.
Kegiatan sosial itu sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kebersamaan dalam organisasi dapat diwujudkan dalam bentuk kepedulian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Potong Kue dan Lilin Tandai 13 Tahun Perjalanan FORKABO
Suasana semakin hangat saat memasuki prosesi pemotongan kue dan lilin sebagai simbol perjalanan 13 tahun FORKABO.
Senyum dan tepuk tangan peserta mengiringi prosesi tersebut. Setelahnya, suasana kembali cair dengan berbagai rangkaian hiburan dan penampilan musik.
Perayaan juga semakin semarak dengan greeting dari H. Rhoma Irama dan Bang Vicky yang disambut antusias keluarga besar FORSA.
Rhomi MZ: FORSA Adalah Rumah Besar
Ketua FORKABO, Rhomi MZ, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, jajaran DPP, DPW, para pengurus dan seluruh anggota FORSA yang hadir.
Rhomi menilai kebersamaan yang telah terbangun harus terus dipertahankan. Menurutnya, FORSA bukan sekadar organisasi, melainkan rumah besar yang mempertemukan banyak orang dalam semangat silaturahmi dan persaudaraan.
Ia menilai kekompakan menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan organisasi.
Rhomi juga mengingatkan keluarga besar FORSA mengenai nilai 4D, yakni beriman, bertakwa, berakhlak dan berloyalitas.
Keempat nilai tersebut diharapkan menjadi pegangan dalam membangun hubungan antaranggota sekaligus menjalankan roda organisasi.
“Ini bagian dari rumah besar FORSA untuk silaturahmi, beribadah dan kompak bersama,” kata Rhomi.
Ia juga mengajak seluruh perwakilan FORSA dari berbagai wilayah untuk menjaga suasana tetap kondusif.
“Saya berpesan kepada seluruh FORSA, perwakilan dari mana saja, tetap jaga kondusivitas,” tegasnya.
Dari Bogor untuk Keluarga Besar FORSA
Perayaan HUT ke-13 FORKABO pada akhirnya bukan hanya tentang bertambahnya usia organisasi.
Lebih dari itu, Milad menjadi ruang untuk mempertemukan kembali keluarga besar FORSA dalam suasana santai, akrab dan penuh persaudaraan.
Jajaran pusat, wilayah, daerah hingga anggota dari berbagai penjuru Jabodetabek hadir dalam satu tempat. Mereka melebur dalam satu suasana, menikmati rangkaian kegiatan sekaligus memperkuat kembali hubungan kekeluargaan.
Semangat tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan 13 tahun FORKABO. Struktur organisasi menjadi wadah, sementara persaudaraan dan kebersamaan menjadi kekuatan yang terus dijaga.
Ditutup Foto Bersama dan Ramah Tamah
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh anggota FORKABO/FORSA dan tamu undangan.
Sesi tersebut menjadi momen kebersamaan karena berbagai unsur keluarga besar FORSA dapat berkumpul dalam satu bingkai.
Setelah foto bersama, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah. Para peserta menikmati suasana sambil berbincang dan mempererat kembali tali silaturahmi.
HUT ke-13 FORKABO pun berakhir dengan kesan yang sederhana namun bermakna: usia organisasi terus bertambah, sementara persaudaraan dan silaturahmi di antara keluarga besar FORSA diharapkan tetap terjaga dan semakin kuat.
Penulis : Rahman







