104 Hari Menjaga Kepedulian, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Berlanjut

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikzone.id — Sebuah tulisan mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk dibaca. Namun, sebuah kebaikan yang dirasakan langsung oleh masyarakat dapat meninggalkan kenangan jauh lebih panjang.

Semangat itulah yang terus dibawa Detikzone.id melalui Program Sedekah Setiap Hari. Setelah berhasil melewati target awal 101 hari, gerakan berbagi tersebut kini terus berjalan dan memasuki hari ke-104, Minggu (13/9/2026).

Program ini menjadi bagian dari semangat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim yang digaungkan Detikzone.id, yakni menghadirkan aktivitas jurnalistik yang tidak hanya berorientasi pada pemberitaan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Detikzone.id, profesi jurnalis bukan semata-mata tentang seberapa banyak berita yang ditulis, seberapa sering nama muncul dalam pemberitaan, atau seberapa luas sebuah tulisan dibaca.
Lebih dari itu, ada pertanyaan yang jauh lebih penting: apa yang dapat ditinggalkan seorang jurnalis untuk masyarakat?

Bukan Sekadar Menulis

Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan perjalanan Program Sedekah Setiap Hari merupakan bagian dari upaya menjadikan profesi jurnalistik sebagai jalan untuk menghadirkan manfaat.

“Jurnalis yang akan dikenang bukan hanya karena tulisannya, tetapi karena manfaat yang pernah diberikan kepada sesama. Tulisan bisa dibaca kemudian dilupakan, tetapi ketika kita pernah hadir membantu orang yang membutuhkan, insyaallah kebaikan itu akan tetap menjadi kenangan,” ujarnya.

Menurutnya, seorang jurnalis tetap harus menjalankan tugas jurnalistik secara profesional. Namun, di luar tugas tersebut, profesi yang dimiliki juga dapat menjadi pintu untuk membantu masyarakat.

“Jurnalisme bagi kami bukan hanya bagaimana memberitakan persoalan masyarakat. Ketika kita melihat ada masyarakat yang membutuhkan dan kita memiliki kemampuan untuk membantu, mengapa tidak kita jadikan profesi ini sebagai jembatan kebaikan?” katanya.

101 Hari Terlewati, Perjalanan Berlanjut

Capaian 101 hari Program Sedekah Setiap Hari sebelumnya ditandai dengan Santunan Akbar dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musola Umum yang dibangun Detikzone.id di kawasan Asta Bong, Desa Jadung, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Namun, pencapaian tersebut bukan menjadi titik akhir. Justru setelah melewati 101 hari, Detikzone.id menetapkan target lanjutan hingga 1.001 hari.

“Alhamdulillah, 101 hari sudah kita lewati. Tetapi kita tidak ingin berhenti di sana. Sekarang sudah masuk hari ke-104 dan insyaallah kita lanjutkan menuju 1.001 hari,” ungkapnya.

Ia menyadari bahwa perjalanan menuju 1.001 hari bukan sesuatu yang mudah. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan program.

“Program ini tidak mungkin berjalan sendirian. Rezeki yang kita terima juga ada melalui perantara orang lain. Karena itu, kami sangat berterima kasih kepada keluarga, sahabat, relasi dan seluruh Hamba Allah yang selama ini ikut membersamai,” tuturnya.

Kebaikan yang Menyentuh Banyak Kalangan

Selama berjalan, Program Sedekah Setiap Hari telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Mulai dari anak yatim, lansia, janda dhuafa, penyandang disabilitas, buruh harian, nelayan, pedagang kecil, pemulung, tukang becak hingga masyarakat yang bekerja secara serabutan.

Penyaluran dilakukan berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan maupun informasi dari masyarakat mengenai warga yang membutuhkan bantuan.

Bukan hanya santunan, Detikzone.id juga menjalankan berbagai kegiatan kemanusiaan, seperti bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, ambulans gratis, rumah singgah gratis bagi keluarga pasien, renovasi musala, bantuan material rumah tidak layak huni, penyaluran Al-Qur’an, sembako, bantuan penyandang disabilitas, bantuan ibu melahirkan hingga masyarakat terdampak bencana.
Ke depan, Detikzone.id juga tengah mempersiapkan Program Rumah Makan Gratis bagi masyarakat dhuafa di Kabupaten Sumenep.

Musola Umat Menjadi Bagian dari Perjalanan

Selain program sedekah harian, pembangunan Musola Umum di kawasan Asta Bong menjadi salah satu bagian dari perjalanan kepedulian tersebut.

Musola yang dibangun Detikzone.id itu diharapkan dapat terus dimanfaatkan masyarakat, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi dan kegiatan keagamaan.

“Alhamdulillah, musola itu sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Kemarin kita isi dengan santunan dan Maulid Nabi. Harapannya, musola tersebut terus memberikan manfaat dan menjadi bagian dari amal kebaikan yang tidak berhenti,” katanya.

Dari 101 Menuju 1.001 Hari

Hari ke-104 menjadi bukti bahwa target 101 hari bukanlah akhir dari perjalanan.
Detikzone.id memilih untuk terus berjalan dengan semangat yang sama: berbagi, peduli dan memberikan manfaat.

“Kita tidak tahu sampai kapan usia kita. Karena itu, selagi masih diberikan kesempatan dan kemampuan, mari berbuat sesuatu yang bermanfaat. Target kita sekarang 1.001 hari. Semoga Allah memberikan kesehatan, rezeki dan kesempatan untuk terus menjalankannya,” ujarnya.

Ia kembali menyampaikan apresiasi kepada keluarga besarnya dan Hamba Allah yang telah ikut menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

“Terima kasih kepada keluarga dan Hamba Allah yang telah memberikan doa, dukungan, kepercayaan dan terus membersamai kegiatan ini. Semoga setiap kebaikan yang diberikan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” pungkasnya.

Hari ke-104 bukan sekadar bertambahnya satu angka dalam perjalanan sedekah.

Lebih dari itu, perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap profesi memiliki ruang untuk berbuat baik.
Sebab pada akhirnya, seorang jurnalis mungkin dikenang dari apa yang pernah ditulisnya. Namun bisa jadi, ia lebih lama dikenang dari kebaikan yang pernah dilakukannya.

Berita Terkait

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan
PC DMI, MUI Sangkapura, dan LTMNU Bawean Gelar Turba, Perkuat Pengelolaan Masjid
Mulai Besok Selamat Tiga Hari, Pameran dan Uji Tembak Batu Akik Bupati Sumenep Cup 2026 Diikuti Peserta se-Indonesia, Hadiah Utama Mobil Civic LX
Matangkan Persiapan Bupati Cup 2026, Panitia Pameran dan Uji Tembak Batu Akik Sumenep Gelar Rakoor Pemantapan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan

Berita Terbaru