Bupati Sumenep Tantang Santri Jadi Pengusaha, Bukan Sekadar Pencari Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan pentingnya santri berani berwirausaha, mengembangkan kreativitas, dan menciptakan lapangan kerja saat Apel Hari Santri Nasional 2026 di halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (22/10/2026)

Ket. Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan pentingnya santri berani berwirausaha, mengembangkan kreativitas, dan menciptakan lapangan kerja saat Apel Hari Santri Nasional 2026 di halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (22/10/2026)

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong kalangan santri agar berani berwirausaha, mengembangkan kreativitas, dan menciptakan lapangan kerja sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan saat peringatan Apel Hari Santri Nasional 2026 di halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Menurut Achmad Fauzi, santri tidak cukup hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga perlu membekali diri dengan keterampilan, jiwa kewirausahaan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Santri memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk melalui pengembangan usaha mandiri, ekonomi kreatif, dan berbagai kegiatan produktif yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” kata Bupati Fauzi.

Ia berharap para santri berani mengambil peluang dan tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja serta membuka kesempatan ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.

Menurutnya, semangat kewirausahaan perlu ditanamkan sejak dini agar santri memiliki kemandirian dan keberanian untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

Peluang tersebut dapat tumbuh dari berbagai sektor, mulai dari usaha mikro, pengembangan produk lokal, ekonomi digital, hingga industri kreatif.

“Kami menilai lingkungan pesantren memiliki modal sosial yang kuat untuk mendorong tumbuhnya wirausaha muda. Nilai kedisiplinan, kejujuran, kerja keras, kebersamaan, dan tanggung jawab bisa menjadi landasan penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan,” terangnya.

Karena itu, pengembangan kapasitas santri perlu diarahkan tidak hanya pada penguatan ilmu keagamaan, tetapi juga peningkatan keterampilan praktis, literasi digital, pengelolaan usaha, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjutnya, terus mendorong penguatan sumber daya manusia sesuai kewenangan, kemampuan anggaran, dan ketentuan peraturan yang berlaku agar generasi muda memiliki kesempatan untuk berkembang.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep, sesuai kewenangan, kemampuan anggaran, dan ketentuan peraturan terus mendorong penguatan sumber daya manusia agar generasi muda memiliki kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi terhadap kemajuan daerah,” tuturnya.

Bupati Fauzi berharap santri mampu menjadi generasi mandiri, inovatif, dan berdaya saing dengan memadukan ilmu pengetahuan, akhlak, kreativitas, serta kemandirian ekonomi.

Dengan demikian, santri tidak hanya berperan menjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi dan pembangunan daerah.

Momentum Hari Santri Nasional 2026 diharapkan dapat memperkuat kesadaran bahwa pesantren memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi yang tidak hanya berilmu dan berakhlak, tetapi juga produktif serta mampu menciptakan peluang bagi masyarakat.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Siapkan Rp567 Juta, 900 Buruh Pabrik Rokok Bakal Terima BLT
Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Satu Formasi Komut PT Sumekar Dibuka Pemkab Sumenep, Simak Syaratnya
Mbak Wali Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana melalui Sosialisasi Relawan dan Santri Peduli Bencana
Pemkot Blitar Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026, 177 Peserta Disiapkan Masuki Dunia Kerja
Bebas Denda dan Berpeluang Raih Hadiah, Pemkot Kediri Ajak Warga Bayar PBB-P2
Peringati Hari Jadi ke-757, Bupati Sumenep Ajak ASN Khatamkan Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Lampu Kuning Anggaran Probolinggo: Serapan Minim, Pemkab Minta Gas Pol Sebelum Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Pemkot Blitar Siapkan Rp567 Juta, 900 Buruh Pabrik Rokok Bakal Terima BLT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Bupati Sumenep Tantang Santri Jadi Pengusaha, Bukan Sekadar Pencari Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Satu Formasi Komut PT Sumekar Dibuka Pemkab Sumenep, Simak Syaratnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Mbak Wali Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana melalui Sosialisasi Relawan dan Santri Peduli Bencana

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pemkot Blitar Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026, 177 Peserta Disiapkan Masuki Dunia Kerja

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Kapolresta Sumenep Hadiri Apel Hari Santri 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:21 WIB