Kediri, Detikzone.id — Program unggulan Desa Plosolor, kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri untuk menekan angka stunting maksimalkan hingga nol, artinya tidak ada lagi anak gizi buruk di desa tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Plosolor, Pujiono, saat ditemui jurnalis media detikzone.id di ruangan kerjanya, Senin (3/3/2025). Tak cukup itu saja, kata dia program berikutnya peningkatan kualitas gizi anak dengan pemberian makanan bergizi dan susu Ultra High Temperature (UHT) setiap harinya, akan segera diluncurkan.
“Sudah kita anggarkan dan kita juga memanggil dari Tim Puskesmas yang menangani stunting dan yang ahli gizi serta TPK (Tim Pendamping Keluarga -red), kita ajak koordinasi disini (Kantor Desa -red) karena sebentar lagi kita akan merumuskan makanan apa saja yang rencana akan disajikan ke anak-anak,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pujiono menjelaskan bahwa pemberian susu UHT secara harian bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak di desa tersebut.
“Tapi susu wajib, dan sudah ditentukan susu UHT satu kotak tiap hari. Tidak ada kendala dan tinggal launching saja,” tambahnya.
Dikatakannya, langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka stunting yang selama ini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat setempat.
“Sementara ini (jumlah -red) stunting menurun tinggal 21 anak, data 2024. Dari yang sebelumnya 29 anak,” katanya.
Dengan adanya program ini, diharapkan kesehatan anak-anak Desa Plosolor dapat terjaga dengan baik sehingga pertumbuhan dan perkembangan mereka dapat optimal.
Untuk diketahui, program pemberian makanan bergizi dan susu UHT ini direncanakan akan diluncurkan dalam waktu dekat untuk segera memberikan manfaat bagi anak-anak Desa Plosolor.







