Food Colony Pamekasan Mulai Tidak Aman, Sejumlah Tabung Gas Milik Pedagang Hilang

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Keberadaan Food Colony Pamekasan kini dikeluhkan pelaku UMKM lantaran barang barangnya banyak yang hilang

Foto : Keberadaan Food Colony Pamekasan kini dikeluhkan pelaku UMKM lantaran barang barangnya banyak yang hilang

PAMEKASAN, Detikzone.id – Food Colony merupakan tempat pusat kuliner atau makanan daerah yang diisi oleh para pelaku UMKM di Jl. Kesehatan Barurambat Kota Kecamatan Pamekasan.

Tempat tersebut banyak kios-kios untuk para pedagang kaki lima agar tertib dalam berjualan.

Namun di hari ke 11 Ramadhan 1446 H, para pedagang PKL dikagetkan dengan fakta menyedihkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada beberapa pedagang kaki lima yang kehilangan tabung gasnya. Padahal, disimpan di dalam gerobak.

Salah satu pedagang kaki lima inisial UH yang berjualan di lapak Food Colony mengaku terkejut kalau tabung gasnya raib digondol maling.

Padahal di tempat rombong UH terlihat digembok. Tapi dicongkel oleh maling.

“Food Colony sekarang benar benar tidak aman sudah, karena sekarang tabung gas raib hilang di dalam rombong,” ungkapnya.

UH mengatakan, ia menempati Food Colony itu sudah dua bulan.

Sebelum itu pihaknya sudah mengikuti arahan penertiban khusus bagi para pedagang kaki lima yang semula berjualan di kawasan area Arek Lancor.

“Dirasa aman berjualan di tempat Food Colony ternyata pada hari Selasa ketika akan berjualan, barang-barang di dalam rombong hilang,” ujarnya.

“Saat ini tempat food Colony jelas tidak aman bagi para pedagang kaki lima, karena yang hilang tidak hanya punya saya, ada 4 rombong yang tabung gasnya raib,” tambahnya, Rabu, 12/03.

Sementara itu, pihak pengelola Food Colony belum bisa dikonfirmasi terkait pencurian tabung gas di lokasi.

Penulis : Subaidi

Berita Terkait

Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?
Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Haji Her Borong 2 Kg Emas dan Kenang Jasa Bang Ali dalam Perjalanan Suksesnya
Haji Her dan Haji Ali Zainal Abidin Gratiskan UMKM untuk Ribuan Peserta JJS di Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan
JJS Berhadiah Paket Umrah Bikin Ribuan Warga Membludak, Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan Catat Penjualan 6,7 Kg Emas, Hasil untuk Yatim dan Dhuafa
Tak Sekadar Hadiri JJS, Haji Her Borong 2 Kg Emas di Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Kenang Masa Lalu sebagai Anak Yatim
Kunjungi Stan Arinna di Madura Culture Festival, Bupati Sumenep Borong Roti Arinna Bakery, Wujud Dukungan terhadap Produk Lokal
Tinjau Stan Bank Jatim di MCF 2026, Bupati Sumenep Dorong Transformasi Digital dan Layanan Keuangan Semakin Dekat dengan Masyarakat
Kunjungi Stan Kuliner dan Perhotelan Baghraf, Bupati Fauzi Tegaskan Pariwisata Harus Gerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:55 WIB

Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Haji Her Borong 2 Kg Emas dan Kenang Jasa Bang Ali dalam Perjalanan Suksesnya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Haji Her dan Haji Ali Zainal Abidin Gratiskan UMKM untuk Ribuan Peserta JJS di Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:27 WIB

JJS Berhadiah Paket Umrah Bikin Ribuan Warga Membludak, Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan Catat Penjualan 6,7 Kg Emas, Hasil untuk Yatim dan Dhuafa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Tak Sekadar Hadiri JJS, Haji Her Borong 2 Kg Emas di Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Kenang Masa Lalu sebagai Anak Yatim

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB