Tingkatkan Kesejahteraan Petani, DKPP Blitar Maksimalkan DBHCHT 2025

Sabtu, 3 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada tahun anggaran 2025. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani tembakau di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Sarana Perkebunan DKPP Kabupaten Blitar, Lukas Suprayitno,menyampaikan bahwa dana tersebut akan difokuskan pada program-program strategis, seperti peningkatan kualitas produksi tembakau, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, serta pelatihan dan pendampingan bagi petani.

“DBHCHT akan kami manfaatkan secara maksimal untuk mendukung keberlangsungan pertanian tembakau yang lebih sejahtera dan berdaya saing,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan sektor pertanian yang berkelanjutan dan berpihak kepada petani lokal.

“Kami ingin memastikan anggaran ini benar-benar dirasakan petani. Salah satu langkah utamanya adalah menyediakan benih tembakau yang didampingi oleh lembaga berkompeten,” ujarnya, Sabtu (03/05/2025).

Lukas menjelaskan, penyediaan benih menjadi prioritas karena setiap musim tanam, petani kerap kesulitan memperoleh bibit. Selain itu, DKPP juga tengah berupaya agar tembakau lokal Blitar dapat memperoleh sertifikat resmi, sehingga memiliki nilai jual lebih baik.

Tidak hanya itu, dana DBHCHT juga digunakan untuk kegiatan bimbingan teknis (bimtek), terutama dalam tahap persemaian, agar petani mampu menyemai benih sendiri sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pendampingan juga diberikan pada tahap pasca panen, mengingat setiap varietas tembakau memerlukan penanganan berbeda untuk memenuhi permintaan pasar.

“Ke depan, harapan kami jelas: anggaran DBHCHT ini benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani tembakau,” tegas Lukas.

Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK), penggunaan DBHCHT memang diprioritaskan untuk mendukung petani tembakau, meskipun pada regulasi terbaru juga diperluas untuk membantu petani cengkeh dan komoditas lain.

Merespons hal tersebut, DKPP Kabupaten Blitar menyatakan akan tetap memfokuskan sebagian besar alokasi DBHCHT pada penguatan sektor tembakau, yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat di beberapa kecamatan. Selain itu, pengembangan komoditas alternatif seperti cengkeh juga mulai dipetakan sebagai langkah diversifikasi pertanian untuk meningkatkan ketahanan ekonomi petani.

“Regulasi baru memberi ruang lebih luas bagi pemanfaatan DBHCHT. Namun kami tetap menyesuaikan dengan potensi lokal dan kebutuhan riil petani di lapangan,” jelas perwakilan DKPP.(Adv/Kmf)

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?
Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Haji Her Borong 2 Kg Emas dan Kenang Jasa Bang Ali dalam Perjalanan Suksesnya
Haji Her dan Haji Ali Zainal Abidin Gratiskan UMKM untuk Ribuan Peserta JJS di Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan
JJS Berhadiah Paket Umrah Bikin Ribuan Warga Membludak, Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan Catat Penjualan 6,7 Kg Emas, Hasil untuk Yatim dan Dhuafa
Tak Sekadar Hadiri JJS, Haji Her Borong 2 Kg Emas di Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Kenang Masa Lalu sebagai Anak Yatim
Kunjungi Stan Arinna di Madura Culture Festival, Bupati Sumenep Borong Roti Arinna Bakery, Wujud Dukungan terhadap Produk Lokal
Tinjau Stan Bank Jatim di MCF 2026, Bupati Sumenep Dorong Transformasi Digital dan Layanan Keuangan Semakin Dekat dengan Masyarakat
Kunjungi Stan Kuliner dan Perhotelan Baghraf, Bupati Fauzi Tegaskan Pariwisata Harus Gerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:55 WIB

Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Haji Her Borong 2 Kg Emas dan Kenang Jasa Bang Ali dalam Perjalanan Suksesnya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Haji Her dan Haji Ali Zainal Abidin Gratiskan UMKM untuk Ribuan Peserta JJS di Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:27 WIB

JJS Berhadiah Paket Umrah Bikin Ribuan Warga Membludak, Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan Catat Penjualan 6,7 Kg Emas, Hasil untuk Yatim dan Dhuafa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Tak Sekadar Hadiri JJS, Haji Her Borong 2 Kg Emas di Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Kenang Masa Lalu sebagai Anak Yatim

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB