Tim Sekolah Rakyat di Sumenep Gencar Lakukan Koordinasi

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat, yang direncanakan sesuai survei dari Kemensos RI, beberapa waktu lalu di Sarana Kegiatan Diklat (SKD) Batuan.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Mustangin, melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Erwin Hendra mengatakan, sejauh ini sudah dilakukan proses survei di lokasi, namun sampai saat ini belum ada progres, karena itu adalah kewenangan dari kementerian.

“Untuk saat ini memang progresnya dilaksanakan terkait dengan renovasi SKD, karena ada beberapa hal yang harus diperbaiki, yaitu terkait dengan fisik bangunan yang dikoordinasikan dengan PUTR,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan persiapan calon siswa menurut Erwin, yang dilakukan pendamping PKH memang mengalami beberapa hambatan di lapangan, yakni pertama saat ini sudah memasuki masa sekolah, sehingga anak-anak tentunya sudah memiliki tujuan sekolah untuk melanjutkan.

“Meskipun saat ini petugas PKH mengalami hambatan untuk merekrut siswa, namun  pada prinsipnya Kabupaten Sumenep tetap menyelenggarakan sekolah rakyat di 1C, yang mana pelaksanaannya secara serentak langsung diluncurkan oleh Presiden sekitar Agustus,” terangnya, Kamis (10/07/2025).

Sedangkan dari Dinas Pendidikan hanya diminta tenaga pendidik, sehingga tidak terlihat dalam rekrutmen siswa. Rekrutmen siswa sendiri tidak bersifat umum, namun yang terdaftar pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Mereka tidak masuk Dapodik, anak putus sekolah, kalangan masyarakat miskin ekstrim, dan orang tuanya bersedia saat didata oleh petugas PKH.

“Sebenarnya datanya ribuan dan tinggal anak yang bersangkutan mau tidak untuk masuk sekolah rakyat,” tandasnya.

Kabupaten Sumenep memiliki target dua Rombongan Belajar (Rombel), yakni untuk Rombel SD sebanyak 50 siswa dan Rombel SMP sebanyak 50 siswa. Tentunya ini menjadi tantangan bagi pendamping PKH yang mendata dan mengajak siswa untuk masuk sekolah rakyat.

Diakui, beberapa waktu setelah dilakukan survei, pihaknya bersama tim terus melakukan langkah-langkah koordinasi demi tercapainya pelaksanaan sekolah rakyat, di Kabupaten paling timur di Madura ini.

“Karena ini merupakan satgas bersama, kami berharap dua target terpenuhi, yakni bangunan selesai dan siswanya ada, apabila salah satunya tidak terpenuhi tentunya akan repot,” pungkas Erwin.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

SDN Pasongsongan I Tembus Semifinal ISCO PEDIYAH, Dukungan KKKS dan Pengawas Jadi Suntikan Semangat Menuju Final
SALMAN di SDN Padangdangan I: Ketika Sapaan Pagi Menjadi Awal Pendidikan yang Memanusiakan
FIKOM Unitomo Surabaya Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Hadapi Krisis Komunikasi
Puskesmas Sangkapura Gresik Turun ke Sekolah, Siswa MINU 17 Patarselamat Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis 
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Ancaman Ketertinggalan Pendidikan di Era Teknologi
Himpunan Mahasiswa Informatika Universitas Wiraraja Gelar LKMM-TD 2026, Bangun Generasi Adaptif, Kolaboratif, dan Berintegritas
SMAN 1 Sumenep Sapu Bersih Tiga Juara Utama Olimpiade Ekonomi, Ini Daftar Pemenangnya
Perjusami Gugus 04 Sangkapura Gresik, Cetak Generasi Pramuka Mandiri dan Berkarakter 

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:56 WIB

SDN Pasongsongan I Tembus Semifinal ISCO PEDIYAH, Dukungan KKKS dan Pengawas Jadi Suntikan Semangat Menuju Final

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

SALMAN di SDN Padangdangan I: Ketika Sapaan Pagi Menjadi Awal Pendidikan yang Memanusiakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:43 WIB

FIKOM Unitomo Surabaya Gandeng PERHUMAS, Mahasiswa Dibekali Strategi Hadapi Krisis Komunikasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Puskesmas Sangkapura Gresik Turun ke Sekolah, Siswa MINU 17 Patarselamat Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:11 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Ancaman Ketertinggalan Pendidikan di Era Teknologi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB