Tak Ada Karcis Tak Ada PAD, Parkir Liar Tajamara Sumenep Dijadikan Lahan Cuan

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taman Jajanan Masyarakat (Tajamara ) Sumenep

Taman Jajanan Masyarakat (Tajamara ) Sumenep

SUMENEP – Taman Jajanan Masyarakat (Tajamara) yang terletak di desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep kini bukan lagi sekadar tempat wisata kuliner, tapi disinyalir telah menjelma menjadi ladang pungutan liar paling vulgar di tengah kota. Fasilitas umum yang dibangun dengan dana negara, justru dimanfaatkan oleh tangan-tangan tak amanah. Menarik pungutan seolah-olah legal, padahal faktanya, liar, gelap, dan tanpa pertanggungjawaban.

Setiap malam, parkir di kawasan ini seakan disulap jadi mesin pencetak cuan oleh petugas parkir tak berseragam. Pengunjung membayar, tapi tak diberi karcis.

Bobroknya, lahan parkir tersebut belum diketahui siapa pengelolanya, dibawah naungan siapa, kemana uang parkir itu mengalir, semuanya serba abu-abu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis Sumenep, Joko Syaiful menyebut, dugaan pungli di Tajamara itu sebagai bentuk pembiaran sistematis.

“Manajemen parkir di Tajamara ini terkesan misterius karena tidak diketahui pengelolanya siapa. Tidak ada karcis, tidak ada papan tarif, namun berbayar,” sebut Joko

Ia meyakini, praktik yang diduga sudah berlangsung lama itu tidak pernah masuk ke kas daerah.

“Ini sudah berlangsung bertahun-tahun, bukan sehari dua hari dan bukan insiden sesaat. Jangan biarkan oknum tak bertanggung jawab mengeruk keuntungan tanpa kontribusi pada PAD,” tegasnya.

Ironinya, keberadaan ‘ATM parkir gelap’ itu seolah bagian dari sistem yang sudah dianggap biasa

“Tajamara harus dibersihkan. Parkir liar tanpa karcis bukan cuma masalah retribusi, tapi simbol betapa mudahnya ruang publik dikuasai kepentingan segelintir orang,” ungkapnya.

Sementara, manajemen parkir liar di Tajamara Sumenep belum diketahui dan belum dapat dikonfirmasi.

Berkenan dengan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Arif Susanto, AP, M.Si, masih belum memberikan klarifikasi resmi walaupun telah dikonfirmasi. Begitupun dengan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Yayak Nurwahyudi melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan (LLA) Disperkimhub Sumenep, Toyyib yang masih bungkam saat ditanyakan  mengenai keberadaan parkir berbayar di kawasan Tajamara.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa
Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita
Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri
Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?
Perhiasan Emas 150 Gram Hilang Misterius, Keluarga di Sumenep Lapor Polisi
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Cari Tempat Nongkrong di Sumenep? M Cafe Hadir dengan Nuansa Estetik yang Bikin Pengunjung Betah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Suami Pelapor Kritis Usai Kecelakaan, Kuasa Hukum Murniati Desak Kejelasan Laporan Dugaan Penipuan Rp68 Juta di Polsek Bajeng Gowa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Murni Bertanya atau Kelakar yang Lupa Sopan Santun? Komentar Bremy Achizar Soal Gus Thuba Tuai Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria, Sabu dan Bong Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Buntut Komentar di Media Sosial, Pemilik Akun @BREMY Sampaikan Permintaan Maaf kepada Yakuza Maneges Kediri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Perkara Pencurian Motor Keeway di Kalidawir: Korban Sudah Terima Motor Kembali dan RJ di Kejaksaan, Mengapa Penahanan Masih Berlanjut?

Berita Terbaru