Korban Terakhir Tragedi Pemancing Tanjung Emas Semarang Ditemukan di Perairan Demak

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR sedang melakukan evakuasi jasad korban

Tim SAR sedang melakukan evakuasi jasad korban

SEMARANG, Detikzone.id – Pencarian terhadap korban terakhir insiden pemancing yang terseret badai di kawasan dam merah utara Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, akhirnya membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Sumono (35), warga Kramas, Tembalang, pada Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 13.40 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono, menyampaikan bahwa jasad korban terlihat pertama kali oleh seorang nelayan yang sedang melaut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban terakhir atas nama Sumono ditemukan di arah timur, sekitar 10 nautical mile atau 18,5 kilometer dari lokasi kejadian. Saat itu posisinya sudah masuk wilayah perairan Demak,” ungkapnya.

Setelah ditemukan, korban dinaikkan ke perahu nelayan dan kemudian dilaporkan ke Polairud Demak. Informasi tersebut segera diteruskan ke posko tim SAR Gabungan di Tambaklorok untuk proses evakuasi lebih lanjut.

Dengan ditemukannya Sumono, seluruh korban tragedi pemancing yang tersapu badai telah berhasil ditemukan.

Budiono menegaskan bahwa operasi SAR resmi ditutup setelah semua korban diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua unsur SAR yang terlibat. Berkat kerja keras bersama, seluruh korban akhirnya berhasil ditemukan,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada Selasa (19/8/2025) sekitar pukul 11.30 WIB, sebanyak 12 pemancing yang berada di kawasan dam merah utara Tanjung Emas tersapu ombak besar akibat badai disertai hujan deras dan angin kencang.

Dari jumlah tersebut, 7 orang berhasil diselamatkan, sementara 5 lainnya dinyatakan hilang. Setelah proses pencarian intensif selama beberapa hari, kelima korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (Mualim)

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Sambung Roso, Kapolresta Sumenep Serap Aspirasi 14 Kepala Desa dan Tomas Saronggi
Warga Kesulitan Air, Polsek Sapudi Polresta Sumenep Salurkan Bantuan untuk 440 KK
Satlantas Polresta Sumenep Gelar Jumat Berkah Bersama Ojol, Perkuat Sinergi dan Budaya Tertib Berlalu Lintas
BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket di Tengah Maraknya Demonstrasi
Dinamika Formatur PBNU, Khalilur Dukung Gus Kikin Bangun Kepengurusan Representatif
BATAS KEKUASAAN SEBAGAI BAHASA BARU POLITIK 2029
Sinergi Rutan Kelas I Jakarta Pusat dengan PPSU Kelurahan Rawasari, Bergerak Bersama
Haornas ke-43, Dindikpora Pemalang Dorong Masyarakat Budayakan Olahraga

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:29 WIB

Sambung Roso, Kapolresta Sumenep Serap Aspirasi 14 Kepala Desa dan Tomas Saronggi

Jumat, 11 September 2026 - 15:05 WIB

Warga Kesulitan Air, Polsek Sapudi Polresta Sumenep Salurkan Bantuan untuk 440 KK

Jumat, 11 September 2026 - 11:48 WIB

Satlantas Polresta Sumenep Gelar Jumat Berkah Bersama Ojol, Perkuat Sinergi dan Budaya Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 11 September 2026 - 11:16 WIB

BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket di Tengah Maraknya Demonstrasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:39 WIB

Dinamika Formatur PBNU, Khalilur Dukung Gus Kikin Bangun Kepengurusan Representatif

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB