Warga Sumenep Diingatkan Agar Tidak Gunakan Bansos untuk Modal Judol

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengingatkan masyarakat penerima bantuan sosial (Bansos) agar memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan pokok, bukan untuk hal-hal yang justru merugikan diri sendiri.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan pesan tersebut saat menyerahkan Bansos di Pendopo Keraton Sumenep, Sabtu (23/8/2025). Menurutnya, tujuan utama program ini adalah meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga yang terdampak secara ekonomi.

“Kami ingin masyarakat penerima Bansos bijak dalam mengelolanya, agar tujuan utama program bisa tercapai dalam rangka meningkatkan kesejahteraan,” kata Khofifah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, bansos yang digunakan secara tepat akan membantu memperbaiki kualitas hidup penerima, sedangkan penyalahgunaan justru dapat menjadi beban baru.

“Jangan sampai bantuan yang seharusnya menolong, malah dimanfaatkan untuk sesuatu yang tidak bermanfaat,” tegasnya.

Khofifah juga menyinggung data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), yang menyebutkan ada sekitar 9 ribu warga Jatim menyalahgunakan bansos untuk judi online dengan nilai mencapai Rp53 miliar. “Kami berharap warga Sumenep tidak ada yang termasuk dalam data tersebut. Dampak judi online sangat buruk di segala aspek,” ujarnya.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Sumenep, Gubernur Khofifah tidak hanya menyalurkan bansos, namun juga melakukan rapat koordinasi penanganan kasus campak, menjenguk pasien campak di RSUD dr. H. Moh. Anwar, serta membuka pasar murah bagi masyarakat.

Adapun bansos yang disalurkan terbagi dalam berbagai program, di antaranya PKH Plus untuk lansia, bantuan kewirausahaan inklusif dan produktif KPM Jawara, BLT buruh pabrik rokok lintas wilayah, zakat produktif, serta bantuan keuangan khusus pemberdayaan BUMDes.

“Semoga semua bantuan ini benar-benar bermanfaat dan bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat,” pungkas Khofifah.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ayo Jaga Sumenep Bersama, Karena Sampah yang Kita Buang Menentukan Wajah Daerah Kita
Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep
Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga
Pemerintah Desa Ngeni Blitar Salurkan BLT DD kepada 10 KPM Secara Door to Door
CV Ayunda Permata Sejahtera Binaan BC Madura Terlibat dalam Pengelolaan Lahan Produktif Lapas Pamekasan, Dorong Transformasi Pembinaan Warga Binaan
Madura Maju, Madura Hijau! EV-Day 2026 Siap Guncang Sumenep
Festival Hari Santri 2026 di Sumenep Jadi Ledakan Kreativitas dan Semangat Generasi Pesantren
Parade Musik Tong-Tong di Sumenep Siap Kobarkan Semangat Budaya dan Nasionalisme

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:29 WIB

Ayo Jaga Sumenep Bersama, Karena Sampah yang Kita Buang Menentukan Wajah Daerah Kita

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:15 WIB

Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:27 WIB

Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:05 WIB

Pemerintah Desa Ngeni Blitar Salurkan BLT DD kepada 10 KPM Secara Door to Door

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:08 WIB

CV Ayunda Permata Sejahtera Binaan BC Madura Terlibat dalam Pengelolaan Lahan Produktif Lapas Pamekasan, Dorong Transformasi Pembinaan Warga Binaan

Berita Terbaru