ODGJ di Pojok Kota Kediri Dibiarkan,  Satpol PP dan 112 Saling Lempar Tanggung Jawab 

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, Detikzone.id – Sejumlah warga Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dibuat resah dengan keberadaan seorang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dinilai berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

Peristiwa ini mencuat pada Minggu (24/8/2025) sore, setelah warga melaporkannya ke Satpol PP Kota Kediri.

Rochim, salah seorang warga, mengaku sudah menghubungi Agus Dwi Ratmoko selaku Kabid Trantibum Satpol PP melalui pesan WhatsApp. Namun, jawaban yang diterima justru mengecewakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakannya, Agus menyebut personelnya sedang melaksanakan pengamanan (pam) di Omah Sawah, dan hanya menyarankan agar laporan dialihkan ke call center darurat Mbak Wali 112.

“Kenapa harus saling lempar? Warga melapor karena khawatir ada kejadian yang tidak diinginkan, tapi jawaban yang diberikan malah seperti ini,” keluh Rochim kepada jurnalis.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi langsung oleh jurnalis Detikzone, operator 112 bernama Danis membenarkan adanya laporan tersebut. Namun ia menyatakan bahwa laporan akan diteruskan kembali ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Satpol PP, dan bila diperlukan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri.

Sikap saling lempar kewenangan ini menuai sorotan dari sejumlah aktivis di Kota Kediri. LSM GMBI Distrik Kediri Raya bersama Saroja menilai pemerintah kota harus segera memperjelas mekanisme penanganan warga ODGJ.

“Hingga saat ini (Senin 25/8 -red) pagi menuju siang, belum ada yang menanganinya. Hanya saling lempar tugas aja, mereka (OPD -red) itu,” ucap Supriyo.

“Kalau begini terus, lalu siapa yang benar-benar bertanggung jawab? Apakah Satpol PP, call center 112, atau Dinsos? Jangan sampai masyarakat dirugikan hanya karena instansi saling melempar tugas,” tegas Indra Eka Januar.

Menanggapi hal ini, Agus Dwi Ratmoko saat dihubungi jurnalis pada Senin (25/8/2025) membenarkan adanya laporan dari warga. Namun ia beralasan bahwa titik lokasi tidak jelas.

“Memang ada laporan, tapi titiknya tidak jelas. Apakah sudah melaporkan ke 112? Nanti setelah ini akan saya lihat agar teman-teman bisa ke lokasi,” ujar Agus.

Persoalan ini kini menimbulkan pertanyaan besar di tengah publik, siapa yang seharusnya bertindak cepat dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan warga—Satpol PP, 112, atau Dinsos?

Penulis : Bimo

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB