Festival Tembakau Madura di Sumenep Ajang Pembuktian Nyata, Mana Pabrik Rokok yang Produksi dan Mana yang Hanya Mengaku

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep (kiri), Ketua Paguyuban Pabrik Rokok Sumenep H. . Syafwan Wahyudi (kanan ) . Panggung megah Festival Tembakau Madura 2025 di Sumenep menjadi saksi pertaruhan integritas. Pabrik besar maupun kecil dipaksa membuktikan diri di depan publik

Bupati Sumenep (kiri), Ketua Paguyuban Pabrik Rokok Sumenep H. . Syafwan Wahyudi (kanan ) . Panggung megah Festival Tembakau Madura 2025 di Sumenep menjadi saksi pertaruhan integritas. Pabrik besar maupun kecil dipaksa membuktikan diri di depan publik

Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan industri tembakau lokal melalui penyelenggaraan Festival Tembakau Madura 2025. Namun festival kali ini bukan sekedar ajang perayaan budaya atau promosi komoditas, melainkan arena pembuktian bagi Pabrik Rokok untuk menunjukkan secara nyata apakah mereka benar-benar memproduksi tembakau atau sekadar mengaku menghasilkan, Kamis, 28/8/2025.

Festival Tembakau Madura akan digelar di Stadion A. Yani Sumenep, mulai tanggal 28 Agustus hingga 3 September 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuan festival sangat jelas, memberikan transparansi penuh bagi publik dan pemerintah terhadap kinerja pabrik rokok lokal, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas, kualitas, dan integritas industri tembakau di Madura.

“Festival ini bukan hanya soal tampilan atau hiburan. Di sini, kita akan melihat siapa pabrik rokok yang sungguh-sungguh memproduksi rokok dengan tembakau berkualitas dan siapa yang masih absen dari komitmen produksi. Semua akan terlihat secara terbuka,” tegas Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo kepada Detikzone.id.

Bupati Fauzi juga ingin seluruh pengusaha Rokok Sumenep, bersatu dan menunjukkan soliditas dalam rangka mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Kalau para pengusaha rokok ini tidak kompak ini yang repot. Mereka harus solid ,” tegasnya.

Dalam festival ini, setiap pabrik rokok diwajibkan menampilkan bukti produksi tembakau mereka, mulai dari kuantitas daun tembakau yang diproses, kualitas bahan baku, hingga dokumentasi proses produksi. Panitia juga menyiapkan penilaian teknis yang ketat, termasuk inspeksi lapangan dan audit produksi, untuk memastikan setiap klaim pabrik rokok dapat dipertanggungjawabkan.

Meski penuh harapan, beberapa pengusaha mengaku menghadapi kesulitan terkait teknis.

“Terkait detail teknisnya dari kemarin belum dilaksanakan rapat koordinasi dengan elemen Pemkab. Jadi kami kebingungan. Makanya saya tanya sampean,” ujar salah satu pengusaha rokok.

Kendati demikian, pihaknya sudah melakukan koordinasi aktif antar pengusaha agar menyukseskan acara ini.

“Yang jelas, kami para pengusaha siap menyukseskan acara ini dan siap menunjukkan hasil produksi. Undangan resmi sudah menyebar ke group paguyuban,” jelasnya.

Sementara hingga berita ini terbit,  ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, H. Syafwan Wahyudi, masih belum memberikan klarifikasi.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur
Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile
Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras
Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro
Amanah Baru Salamet Supriyadi, Isi Kursi Kabag Perekonomian Sumenep yang Ditinggalkan Dadang
Camat, Sekcam hingga Pejabat RSUD Berganti, Wabup Sumenep Titip Pesan Soal Amanah dan Pelayanan
Jinakkan Kusut Lalu Lintas Bromo: Dishub Probolinggo Siapkan Free Area dan Uji Kelaikan Massal Jeep Wisata

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:56 WIB

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan

Minggu, 20 September 2026 - 21:19 WIB

DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile

Sabtu, 19 September 2026 - 10:57 WIB

Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro

Berita Terbaru