Kediri, Detikzone.id – Sebuah mobil milik salah satu jurnalis di Kota Kediri mengalami kerusakan pada bagian kaca depan, diduga terkena lemparan batu atau benda keras lainnya saat aksi demonstrasi di Mapolres Kediri Kota, Sabtu (30/8/2025) sore.
Mobil jenis SUV berwarna merah marun dengan nomor polisi AG 1230 XX itu diketahui sedang diparkir di halaman Kaminvetcad V/09 Kediri, tak jauh dari lokasi unjuk rasa.
Menurut sejumlah informasi di lapangan, lemparan benda keras tersebut terjadi saat massa mulai bergerak ke arah parkiran Polresta Kediri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jurnalis berinisial AK yang merupakan pemilik kendaraan menyayangkan peristiwa tersebut.
Dikatakannya, beruntung Dandim yang berada di lokasi langsung mengambil tindakan cepat dengan menghentikan massa, sehingga kerusakan pada kendaraan miliknya tidak semakin parah.
Menurut AK, tindakan anarkis dalam demonstrasi sama sekali tidak memberikan dampak positif.
“Yang jelas, dampak dari demonstrasi anarkis itu tidak memberikan dampak positif, justru malah mengakibatkan banyak kerugian daripada keuntungan. Malah yang merasa untung itu mereka para oknum pendemo yang membawa barang-barang dengan cara menjarah. Tapi kerugian justru menimpa kita yang tidak tahu apa-apa, malah kena imbasnya,” ungkap AK.
AK juga menyampaikan pesan tegas kepada massa aksi agar tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari.
“Saya berpesan kepada pendemo, jangan melakukan tindakan anarkis lagi di Kota maupun Kabupaten Kediri. Segera kembalikan barang-barang yang dijarah ke asalnya,” tegasnya.
Untuk diketahui, aksi demonstrasi tersebut merupakan bentuk kekecewaan massa terhadap oknum anggota Brimob Polda Metro Jaya yang diduga kuat melindas pengemudi ojek daring (Ojol) saat demo buruh pada 28 Agustus lalu di Jakarta.
Aksi di Kediri ini diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta. Namun, jalannya demonstrasi dinilai tidak jelas dalam menyampaikan aspirasi, bahkan lebih terkesan anarkis hingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat sekitar.
Hingga kini, belum diketahui pasti siapa pelaku pelemparan batu yang menyebabkan kerusakan pada mobil jurnalis tersebut.
Peristiwa ini menambah catatan kerawanan yang kerap terjadi saat aksi massa berlangsung, sekaligus menjadi peringatan bagi jurnalis dan masyarakat sekitar untuk lebih waspada dalam melaksanakan aktivitas di tengah situasi rawan.
Penulis : Bimo








