Bupati Fauzi Reshuffle 31 Pejabat, Kolaborasi dan Integritas Jadi Kunci Majukan Sumenep

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik dan mengambil sumpah jabatan 31 pejabat administrator dan pengawas di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (15/7/2026). Bupati menegaskan jabatan merupakan amanah yang harus dijawab dengan integritas, inovasi, dan kinerja nyata untuk mempercepat pembangunan daerah.

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik dan mengambil sumpah jabatan 31 pejabat administrator dan pengawas di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (15/7/2026). Bupati menegaskan jabatan merupakan amanah yang harus dijawab dengan integritas, inovasi, dan kinerja nyata untuk mempercepat pembangunan daerah.

SUMENEP, Detikzone.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengirimkan pesan tegas kepada 31 pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik. Di hadapan para pejabat, Bupati menegaskan bahwa jabatan bukanlah simbol kehormatan atau kebanggaan, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata untuk mempercepat pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Administrator dan Pengawas di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (15/7/2026).

Sebanyak 31 pejabat resmi dilantik untuk mengisi berbagai posisi strategis, mulai dari sekretaris organisasi perangkat daerah (OPD), sekretaris kecamatan hingga kepala UPTD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Bupati Fauzi menekankan bahwa setiap pejabat dituntut memiliki dedikasi tinggi, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Jabatan ini bukanlah sebuah kehormatan semata, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu bekerjalah dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan integritas,” tegasnya.

Menurut Bupati, pejabat administrator dan pengawas merupakan motor penggerak birokrasi yang memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai target. Oleh sebab itu, mereka harus mampu membangun koordinasi yang kuat, mempererat kolaborasi lintas perangkat daerah, serta menghadirkan berbagai inovasi dalam menjalankan tugas.

Ia juga meminta para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, memahami tugas dan fungsi jabatan, serta menjadikan disiplin sebagai budaya kerja sehari-hari.

“Kepemimpinan bukan hanya tentang kewenangan, tetapi tentang keteladanan, kemampuan memberikan solusi, membangun kerja sama, dan menjadi contoh bagi seluruh jajaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Fauzi mengingatkan bahwa tantangan pelayanan publik semakin kompleks. Karena itu, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh cepat merasa puas dengan kemampuan yang dimiliki, tetapi harus terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan mengembangkan profesionalisme.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi faktor utama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Seluruh ASN harus meningkatkan kompetensi demi mewujudkan birokrasi yang profesional, melayani, dan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Di akhir arahannya, Bupati Fauzi kembali menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang produktif, responsif terhadap perubahan, serta berorientasi pada pencapaian kinerja.

“Sinergi antarlembaga menjadi faktor penting dalam mempercepat pelaksanaan program pembangunan. Karena itu, saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk memperkuat kolaborasi, menghadirkan inovasi, dan bekerja sepenuh hati demi kemajuan Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Penulis : Red

Berita Terkait

Percepat Sertifikasi Tanah RTLH, DPKPP dan Kantor Pertanahan Probolinggo Targetkan Rampung Sebelum Kunjungan Presiden
Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026
Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN
Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah
Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu
Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026
Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Rombak 25 Posisi Strategis, Dorong Birokrasi Lebih Cepat, Adaptif, dan Melayani

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:46 WIB

Bupati Fauzi Reshuffle 31 Pejabat, Kolaborasi dan Integritas Jadi Kunci Majukan Sumenep

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:11 WIB

Percepat Sertifikasi Tanah RTLH, DPKPP dan Kantor Pertanahan Probolinggo Targetkan Rampung Sebelum Kunjungan Presiden

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:56 WIB

Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

Berita Terbaru