Ketika Rakyat Susah, BPPKAD Probolinggo Hamburkan Rp 278 Juta Hanya untuk Meeting dan Perdin

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikzone.id – Ironi pengelolaan keuangan daerah kembali dipertontonkan. Di tengah gembar-gembor penghematan anggaran dan pemangkasan belanja yang kerap digaungkan pemerintah, Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemkab Probolinggo justru tercatat menghamburkan dana Rp 278.919.000 hanya untuk rapat dan perjalanan dinas tahun 2025.

Data resmi yang dihimpun melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) menunjukkan, sedikitnya terdapat 9 paket anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan rapat di dalam maupun luar daerah. Rinciannya bikin geleng kepala:

Meeting luar kantor dalam wilayah Probolinggo: Rp 29.375.000

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belanja perjalanan dinas luar kota: Rp 56.784.000

Rapat luar kantor wilayah Probolinggo: Rp 6.150.000

Paket meeting luar kota: Rp 40.560.000

Meeting dalam wilayah Probolinggo: Rp 15.375.000

Meeting dalam wilayah Probolinggo: Rp 10.250.000

Meeting dalam wilayah Probolinggo: Rp 4.100.000

Meeting/rapat wilayah Probolinggo: Rp 10.575.000

Paket meeting/rapat wilayah Probolinggo: Rp 105.750.000

Jika ditotal, nilainya tembus Rp 278 juta lebih, hanya untuk rapat-rapat yang sejatinya bisa digelar secara sederhana di kantor sendiri.

Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (AMPP), Ludfi Hamid, menilai ada “mental wisata” di balik perilaku birokrasi tersebut.

“Mereka lebih suka perjalanan dinas luar kota karena uang sakunya lebih besar. Selain itu ada kesempatan plesiran, menikmati suasana baru, meski dalihnya tetap rapat. Ini fenomena klasik, aji mumpung,” tegasnya, Minggu (07/09/2025).

Sementara publik menunggu klarifikasi, Kepala BPPKAD, Kristiana Ruliani, bungkam. Pesan WhatsApp wartawan  tak digubris. Begitu juga dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Probolinggo, Ugas Irwanto, yang tak memberi tanggapan hingga berita ini diturunkan.

Fakta ini menimbulkan pertanyaan besar: Apakah rapat-rapat mewah bernilai ratusan juta ini benar-benar kebutuhan penting, atau justru modus pemborosan uang rakyat di balik jargon efisiensi anggaran.

 

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Owner CV Ayunda H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Dukung Kejaksaan yang Berkeadilan dan Modern
DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu
Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus
Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti
Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan
Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu
Brigjen Pol Muhammad Irhamni Ajak Aparat Penegak Hukum Perkuat Kolaborasi Berantas Kejahatan Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:39 WIB

Owner CV Ayunda H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Dukung Kejaksaan yang Berkeadilan dan Modern

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24 WIB

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu

Senin, 20 Juli 2026 - 16:21 WIB

Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:23 WIB

Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan

Berita Terbaru