Delegasi Jepang Kunjungi Lapas Cipinang,Puji Sistem Pembinaan Produktif

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikzone.id, Jakarta- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, modern, dan produktif. Hal ini tampak saat menerima kunjungan Tanabe Yoshitomo dari Ministry of Justice – Hōmu-shō (Kementerian Kehakiman Jepang) bersama tim Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) pada Senin (8/9).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa Lapas Cipinang menempatkan pembinaan sebagai inti dari seluruh proses pemasyarakatan.

“Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperlihatkan wajah pemasyarakatan modern yang tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pembinaan. Program yang kami jalankan mulai dari layanan dasar, pendidikan PKBM, hingga pelatihan keterampilan seperti membatik, kuliner, dan barista. Semua ini kami rancang agar Warga Binaan memiliki bekal nyata saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Rombongan kemudian diajak meninjau aktivitas Warga Binaan di Balai Latihan Kerja (BLK). Salah satu yang menarik perhatian adalah pelatihan membatik, di mana Warga Binaan menunjukkan proses kreatif sekaligus hasil karya mereka.

Melalui Deddy Edward Eka Saputra, Kepala Subdirektorat Strategi Program Pemasyarakatan dan Kerangka Pendanaan Ditjenpas, Tanabe Yoshitomo menyampaikan apresiasinya.

“Kami sangat menghargai keterbukaan dan keseriusan Lapas Cipinang dalam memperlihatkan program pembinaannya. Melihat Warga Binaan dilibatkan dalam kegiatan produktif seperti membatik sungguh mengesankan, karena menunjukkan adanya ruang rehabilitasi dan peluang perubahan yang nyata,” katanya.

Salah seorang Warga Binaan, MA, yang mengikuti pelatihan membatik, juga menyampaikan kebanggaannya. “Kami bukan hanya belajar keterampilan, tapi juga diberi kesempatan untuk menunjukkan bahwa Warga Binaan bisa berkarya. Rasanya bangga sekali memperlihatkan batik hasil tangan kami kepada tamu dari Jepang,” ungkapnya.

Kunjungan ini menegaskan kembali bahwa Lapas Cipinang bukan hanya institusi pengayoman hukum, melainkan pusat pembinaan yang berorientasi pada pemulihan sosial. Dengan semangat PASTI Bermanfaat, Lapas Cipinang membuktikan bahwa pemasyarakatan hadir untuk melahirkan perubahan positif, baik bagi Warga Binaan maupun masyarakat luas.( ragil)

Penulis : Ragil

Berita Terkait

FORKOGAKUM Soroti Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan, Desak Kejagung Tegakkan SOP Secara Konsisten
24 Tahun Menetap dan Berusaha, Warga Warpat Puncak Digusur: BPBH GIBAS Desak DPRD Buka Status Lahan dan Pastikan Keadilan
Semarak HUT RI ke-81, Kesbangpol Pemalang Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Selama Sebulan Penuh
Bukan Cuma Konten Kreator, Cara Unik Diperta Probolinggo Cetak ‘Peternak Cilik’ Lewat Anak Ayam
Amukan Angin Kencang Luluhlantakkan Pemalang, Rumah Tertimpa Pohon, Listrik Padam
Di Balik Jeruji, WBP Perempuan Rutan Pemalang Rajut Harapan Baru, Benang Disulap Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Kemarau Mengancam, Damkar Pemalang Siaga Penuh Hadapi Ancaman Kebakaran Lahan Kering
Tekan Stunting Lewat Dana Desa 2027, Pemdes Natakoli Matangkan Program Prioritas  

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:41 WIB

FORKOGAKUM Soroti Febrie Adriansyah Tak Diborgol dan Tanpa Rompi Tahanan, Desak Kejagung Tegakkan SOP Secara Konsisten

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:09 WIB

24 Tahun Menetap dan Berusaha, Warga Warpat Puncak Digusur: BPBH GIBAS Desak DPRD Buka Status Lahan dan Pastikan Keadilan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Kesbangpol Pemalang Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Selama Sebulan Penuh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:13 WIB

Bukan Cuma Konten Kreator, Cara Unik Diperta Probolinggo Cetak ‘Peternak Cilik’ Lewat Anak Ayam

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:54 WIB

Amukan Angin Kencang Luluhlantakkan Pemalang, Rumah Tertimpa Pohon, Listrik Padam

Berita Terbaru