Getaran Gempa 2,6 SR Bikin Warga Situbondo Panik dan Takut Tidur

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Rabu (1/10/2025). Informasi gempa hari ini dengan magnitudo 2.6 guncang Situbondo, Jawa Timur di kedalaman 14 km.

Tangkapan layar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Rabu (1/10/2025). Informasi gempa hari ini dengan magnitudo 2.6 guncang Situbondo, Jawa Timur di kedalaman 14 km.

Detikzone– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis informasi gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu (1/10/2025) dini hari.

Berdasarkan laporan dari akun resmi X @infoBMKG, gempa dengan kekuatan magnitudo 2,6 tersebut terjadi pukul 04:50:03 WIB. Pusat gempa berada pada koordinat 7.92 LS, 114.25 BT dengan kedalaman 14 kilometer.

BMKG menyebut episentrum gempa berada di laut, tepatnya 54 kilometer timur laut Situbondo, Jawa Timur. Meski dirasakan sebagian warga, gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data bisa berubah seiring kelengkapan data,” demikian keterangan BMKG.

Warga Situbondo, Ahmad (42), mengaku sempat merasakan getaran gempa tersebut.

“Terasa tapi hanya sebentar. Semalam banyak orang tidak berani tidur karena takut ada gempa susulan,” ujar dia kepada Detikzone.id.

“Gempa semalam tidak mengakibatkan kerusakan, namun informasi yang kami terima ada beberapa rumah di pesisir pantai Penarukan mengalami retak ringan,” imbuhnya.

Rani, warga lainnya juga menyampaikan hal serupa, bahwa meski getaran tidak terlalu kuat, namun cukup membuat panik.

 “Alhamdulillah cuma sebentar, tapi kami tetap waspada. Soalnya kalau gempa, apalagi di malam hari, rasanya lebih mencekam,” katanya.

Situbondo sendiri merupakan kabupaten yang terletak di pesisir utara Provinsi Jawa Timur, dengan jarak kurang lebih 208 kilometer dari Kota Surabaya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani Apresiasi Dhoho Night Carnival 2026, Mbak Wali Dorong Wisata Berbasis Budaya dan Kreativitas
Tuai Pujian Utusan Khusus Presiden, Ini Fakta Unik Tentang Busana DNC Wali Kota Kediri
Porprov XII NTB Dinilai Beri Dampak Ekonomi Besar, KAMMI NTB Dorong Persiapan PON 2028
KSR PMI Unit PPGI Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian dalam Dies Natalis ke-24 Politeknik Piksi Ganesha Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi NTB Tahun Pertama Iqbal-Dinda Terus Membaik, Dari Fase Koreksi Menuju Transformasi 
Reses Yoyok Mulyadi Perkuat Sinergi DPRD dan Warga untuk Bangun Situbondo
Bangkit dari Kekalahan, Putra Pimpinan Umum BanuaMinang Raih Emas di Kejuaraan Karate 100 Tahun Jam Gadang
Nonton Konser Ari Lasso, Mbak Wali Ajak Warga Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kota Kediri yang Mapan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 09:35 WIB

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani Apresiasi Dhoho Night Carnival 2026, Mbak Wali Dorong Wisata Berbasis Budaya dan Kreativitas

Senin, 27 Juli 2026 - 09:33 WIB

Tuai Pujian Utusan Khusus Presiden, Ini Fakta Unik Tentang Busana DNC Wali Kota Kediri

Senin, 27 Juli 2026 - 09:29 WIB

Porprov XII NTB Dinilai Beri Dampak Ekonomi Besar, KAMMI NTB Dorong Persiapan PON 2028

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:42 WIB

KSR PMI Unit PPGI Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian dalam Dies Natalis ke-24 Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:32 WIB

Pertumbuhan Ekonomi NTB Tahun Pertama Iqbal-Dinda Terus Membaik, Dari Fase Koreksi Menuju Transformasi 

Berita Terbaru