SUMENEP — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep menggelar Lokakarya Perencanaan Program PCNU Sumenep 2025–2030 pada 25–26 Oktober 2024 di Kantor PCNU Sumenep, lantai dua.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merancang arah gerak organisasi lima tahun ke depan yang lebih terukur, inklusif, dan berpihak pada kemaslahatan umat.
Sekitar 100 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, meliputi pengurus PCNU Sumenep, Majelis Wakil Cabang (MWC) se-Kabupaten Sumenep, badan otonom, lembaga, hingga perwakilan ranting dan anak ranting. Hadir pula sejumlah profesional dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Sumenep yang turut memberikan masukan konseptual dalam penyusunan arah kebijakan organisasi.
Ketua Panitia, Ahmad Shiddiq, mengungkapkan bahwa kegiatan berlangsung penuh antusias dan partisipatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semoga lokakarya ini menjadi amal jariyah bagi warga NU Sumenep dalam melahirkan program-program yang bermanfaat bagi umat,” ujarnya, Senin (27/10/2025).
Dalam lokakarya tersebut, peserta membahas sejumlah bidang strategis mulai dari pendidikan, kebudayaan, hukum, ekonomi, pertanian, kelembagaan, keagamaan, lingkungan hidup, hingga kesehatan dan ketahanan keluarga.
Semua gagasan dirumuskan untuk menjawab tantangan zaman dan memperkuat peran NU sebagai penggerak perubahan sosial di akar rumput.
Selain menyusun arah dan prioritas program, lokakarya juga menjadi wadah memperkuat sinergi antar unsur NU, dari tingkat cabang hingga ranting.
Hasil lokakarya ini akan dibawa ke Konferensi Cabang (Konfercab) untuk disepakati bersama sebagai blueprint program dasar kepengurusan PCNU Sumenep masa khidmat 2025–2030.
Melalui perencanaan yang berbasis partisipasi dan kolaborasi, PCNU Sumenep menegaskan komitmennya untuk menghadirkan NU yang lebih mandiri, produktif, dan relevan dengan kebutuhan umat serta kemajuan daerah







