Sumenep, Rabu 13 Mei 2026 — Di tengah situasi yang masih menyisakan tanda tanya besar terkait kepastian masa depan PPPK Paruh Waktu, Forum Komunikasi PPPK Paruh Waktu Guru dan Tenaga Kependidikan Kabupaten Sumenep mengambil langkah yang dinilai semakin mempertegas arah gerakan organisasi, yakni memperkuat barisan hingga tingkat kecamatan.
Langkah tersebut diwujudkan melalui pembentukan Koordinator Kecamatan (Korcam) PPPK Paruh Waktu Kecamatan Gapura, Rabu (13/5/2026), dalam suasana yang tidak hanya sarat konsolidasi, tetapi juga menyimpan kegelisahan kolektif para anggota di lapangan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Koordinator Kabupaten PPPK Paruh Waktu Sumenep, Sovi Kurnia Dewi, S.Pd., bersama jajaran pengurus kabupaten dan para anggota PPPK Paruh Waktu Kecamatan Gapura.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di hadapan peserta, Sovi menegaskan bahwa penguatan struktur hingga tingkat bawah bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah derasnya arus administrasi dan informasi yang sering datang secara tiba-tiba.
“Pengurus kabupaten harus turun langsung ke bawah. Kita tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri. Setiap kecamatan wajib punya korcam agar koordinasi lebih cepat, terutama ketika ada permintaan berkas yang datang mendadak,” tegasnya.
Pernyataan tersebut seolah menegaskan bahwa selama ini masih terdapat celah koordinasi yang membuat sebagian anggota merasa terputus dari arus informasi utama organisasi.
Lebih lanjut, Sovi menyampaikan bahwa keberadaan korcam akan menjadi “tulang punggung” komunikasi di tingkat akar rumput, sekaligus menghindari pola komunikasi yang tidak efisien dan berlapis-lapis.
“Kalau sudah ada korcam, kami tidak perlu lagi mendatangi satu per satu anggota. Cukup melalui korcam, dan mereka yang akan bergerak ke bawah,” ujarnya.
Namun di balik penguatan struktur tersebut, tersirat pula pesan penting: masih adanya ketidakpastian yang dirasakan PPPK Paruh Waktu terkait status dan masa depan mereka. Kondisi inilah yang disebut menjadi salah satu alasan mengapa konsolidasi organisasi harus semakin diperkuat.
Sovi menegaskan bahwa pembentukan korcam bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari upaya menyatukan kekuatan dan arah perjuangan bersama.
“Ini bukan formalitas. Ini soal menyatukan langkah perjuangan kita ke depan,” tambahnya.
Musyawarah pembentukan Korcam Gapura berlangsung dinamis. Sejumlah peserta tampak aktif menyampaikan pandangan, pertanyaan, hingga kegelisahan terkait berbagai persoalan teknis dan administratif yang mereka hadapi di lapangan.
Suasana diskusi yang hangat itu justru memperlihatkan satu hal yang sama: adanya kebutuhan mendesak akan sistem koordinasi yang lebih kuat, cepat, dan terstruktur.
Dengan terbentuknya Korcam Gapura, PPPK Paruh Waktu Sumenep kini memasuki fase baru konsolidasi organisasi di tingkat kecamatan, yang diharapkan menjadi titik awal penguatan solidaritas sekaligus jawaban atas berbagai keresahan yang selama ini belum tersampaikan secara optimal.
Penulis : Redaksi







