KBPPPA Gresik Tekankan Kolaborasi untuk Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak di Bawean

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAWEAN — Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna memperkuat penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pulau Bawean. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Tambak, Senin (11/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri Camat Sangkapura dan Tambak, Kapolsek Sangkapura dan Tambak, Kepala Pengadilan Agama Bawean, unsur KUA Sangkapura dan Kepala KUA Tambak, instansi kesehatan, lembaga perlindungan perempuan dan anak, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, hingga sejumlah organisasi perempuan dan tokoh masyarakat di wilayah Bawean.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kegiatan ini turut menghadirkan dua narasumber, yakni Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H. dan Ciput Eka Purwianti, S.Si., M.A., yang membahas penguatan sistem perlindungan perempuan dan anak berbasis kolaborasi lintas lembaga.

Camat Tambak, Muhammad Nursyamsi, dalam sambutannya menegaskan bahwa penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan semua pihak secara terpadu.

“Penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi tanpa sekat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat agar penanganan berjalan efektif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan wilayah kepulauan seperti Bawean yang memiliki keterbatasan akses layanan.

“Wilayah kepulauan seperti Bawean memiliki tantangan tersendiri, terutama dari sisi akses layanan. Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memberikan perlindungan yang cepat dan tepat,” jelasnya.

Dalam sesi pemaparan, disampaikan data terkait prevalensi kekerasan terhadap anak di Indonesia sekaligus kondisi akses layanan yang masih perlu ditingkatkan.

 

Rapat koordinasi ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, memperkuat alur koordinasi, serta mendorong peningkatan akses layanan bagi korban di wilayah kepulauan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pulau Bawean dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terintegrasi, sekaligus mendorong upaya pencegahan yang lebih efektif di tengah masyarakat.

Penulis : Abd Hamid

Berita Terkait

Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding
Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep
Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga
Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata
Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 
Bumdes Kebunagung Sumenep Panen Telur, Polisi Hadir Dorong Kemandirian Pangan
Jejak Digital ASN Diskominfo Sumenep Berbuah Penghargaan Nasional, Gunawan Sujana Raih Juara 3 Kategori ASN Ajak ASN di HUT BKN
Dari Perjuangan Merantau hingga Gelar Majelis Sholawat, Kisah Inspiratif Sol Penjual Nasi Rawon dan Pecel di Bawean

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:56 WIB

Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:25 WIB

Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:14 WIB

Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:46 WIB

Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 

Berita Terbaru