Kios Dibongkar Tanpa Pemberitahuan, Pedagang Kecil Tuding Ada Kepentingan Oknum Satpol PP

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMUT — Dugaan tindakan sewenang-wenang kembali menyeret nama oknum Penegak Perda Satpol PP Kota Padangsidimpuan. Sejumlah pedagang kecil mengaku kios mereka dibongkar secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan resmi, diduga lantaran tidak memberikan setoran kepada oknum tertentu.

Penggusuran yang terjadi di kawasan pusat kota tersebut langsung memicu gelombang protes dari para pemilik kios. Mereka menilai tindakan itu tidak transparan dan jauh dari prosedur resmi yang seharusnya dilakukan aparat penegak perda.

Menurut ketentuan PP Nomor 16 Tahun 2018, Satpol PP bertugas menegakkan Peraturan Daerah, menjaga ketertiban umum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Namun, dugaan tindakan oknum yang membongkar kios tanpa sosialisasi maupun solusi relokasi dianggap tidak sejalan dengan amanat peraturan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa pedagang mengaku tidak pernah menerima surat resmi sebelum pembongkaran dilakukan.

“Kami tidak menolak aturan, tapi tolonglah manusiawi. Tiba-tiba digusur tanpa ada pemberitahuan. Alasannya untuk pembangunan Koperasi Merah Putih, padahal itu program presiden untuk memperkuat UMKM. Kok malah kami, para UMKM, yang digusur?” ujar
perwakilan Aliansi Mahasiswa Pemuda Rakyat Nusantara (ALMA PERAN).

Para pedagang juga menilai lokasi kios mereka sangat strategis dan rawan menjadi incaran pihak tertentu. Mereka meminta pemerintah kota bersikap tegas terhadap dugaan penyalahgunaan kewenangan yang merugikan masyarakat kecil.

Pernyataan tajam juga datang dari pemerhati masyarakat kecil, Rizkan Harahap. Ia mengutip pesan tokoh nasional sekaligus Menteri Keuangan, Dr. (H.C.) Purbaya Yudhi Sadewa, yang beberapa waktu lalu menegaskan pentingnya peran media sebagai kontrol pemerintah.

“Media itu harus galak tapi terarah. Pemerintah daerah jangan pasif. Walikota harus turun tangan dan jangan ada pembiaran. Berikan solusi terbaik untuk pedagang kecil,” ujar Rizkan.

Hingga berita ini diturunkan, Satpol PP Kota Padangsidimpuan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan adanya kepentingan oknum di balik pembongkaran tersebut. Pedagang berharap pemerintah kota segera melakukan investigasi menyeluruh agar kasus serupa tidak kembali terjadi dan hak masyarakat kecil tetap terlindungi.

Berita Terkait

Diskominfo Sumenep Siapkan Layanan Informasi Publik Terintegrasi hingga Tingkat Desa
DUOMAMA Resmi Diluncurkan! SDN Panaongan III Jadi Pelopor Kebangkitan Bahasa dan Budaya Madura di Pasongsongan Sumenep
Bongkar Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks, FORKOGAKUM Apresiasi Ketegasan Ditreskrimum Polda Metro Jaya
Polusi Debu PG Pesantren Baru Memicu Kemarahan Warga, Produksi Diminta Dihentikan Jika Tak Ada Solusi
Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani Apresiasi Dhoho Night Carnival 2026, Mbak Wali Dorong Wisata Berbasis Budaya dan Kreativitas
Tuai Pujian Utusan Khusus Presiden, Ini Fakta Unik Tentang Busana DNC Wali Kota Kediri
Porprov XII NTB Dinilai Beri Dampak Ekonomi Besar, KAMMI NTB Dorong Persiapan PON 2028
KSR PMI Unit PPGI Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian dalam Dies Natalis ke-24 Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:51 WIB

Diskominfo Sumenep Siapkan Layanan Informasi Publik Terintegrasi hingga Tingkat Desa

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:47 WIB

DUOMAMA Resmi Diluncurkan! SDN Panaongan III Jadi Pelopor Kebangkitan Bahasa dan Budaya Madura di Pasongsongan Sumenep

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:19 WIB

Bongkar Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks, FORKOGAKUM Apresiasi Ketegasan Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Senin, 27 Juli 2026 - 17:59 WIB

Polusi Debu PG Pesantren Baru Memicu Kemarahan Warga, Produksi Diminta Dihentikan Jika Tak Ada Solusi

Senin, 27 Juli 2026 - 09:35 WIB

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani Apresiasi Dhoho Night Carnival 2026, Mbak Wali Dorong Wisata Berbasis Budaya dan Kreativitas

Berita Terbaru