Jurnalis Sumenep Independen Terdepan Galang Dana, Pembangunan Musolla Terus Dikebut

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JSI di lokasi pembangunan Musolla Al-Ikhlas, sebagai wujud kolaborasi kebaikan dan kepedulian terhadap fasilitas ibadah warga.

JSI di lokasi pembangunan Musolla Al-Ikhlas, sebagai wujud kolaborasi kebaikan dan kepedulian terhadap fasilitas ibadah warga.

SUMENEP — Upaya pembangunan ulang Musola Al-Ikhlas di Dusun Cekkor, Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, terus menunjukkan progres signifikan. Setelah kerangka bangunan berdiri, kini proses renovasi memasuki tahap pemasangan atap. Sejumlah kayu dan genting juga telah dibeli oleh anggota Jurnalis Sumenep Independen (JSI) sebagai bagian dari percepatan pembangunan, Senin, 24/11/2025.

Bahkan, kebutuhan keramik untuk lantai musola telah disanggupi oleh salah satu dermawan.

Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarkomunitas mampu menghidupkan kembali nilai gotong royong, terutama ketika fasilitas ibadah yang menjadi pusat aktivitas keagamaan warga mengalami kerusakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu pengurus JSI, David Siregar, mengatakan bahwa jurnalis tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki peran sosial dalam membangun masyarakat.

“Jurnalis harus menjadi motor kebaikan. Selain itu, jurnalis harus berperan penuh dalam kemajuan pembangunan di semua lini sektor,” ujarnya.

Sementara itu, anggota JSI, Ibnu Hajar, menambahkan bahwa nilai kemanusiaan harus terus dirawat melalui aksi nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Nilai-nilai kemanusiaan harus terus kita gerakkan. Selain menggalang dana pembangunan musola yang roboh, JSI juga berkolaborasi dengan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia Kabupaten Sumenep dan Dinas Lingkungan Hidup untuk menjadi pelopor desa dan kota bersih,” jelasnya.

Menurutnya, gerakan kebersihan adalah bagian dari upaya merawat lingkungan sosial dan spiritual masyarakat.

“Mari wujudkan Sumenep bersih. Kita harus menjadi pelopor Sumenep bersih dan dimulai dari desa-desa,” tegasnya.

Gerakan pembangunan Musola Al-Ikhlas sendiri muncul sebagai respon cepat atas robohnya musola yang selama ini menjadi pusat kegiatan ibadah, pengajian, dan aktivitas sosial warga. Musola yang ambruk itu bukan sekadar kehilangan bangunan, tetapi juga mengganggu denyut spiritual masyarakat di sekitarnya.

Melalui penggalangan dana yang digerakkan komunitas jurnalis, relawan muda, dan berbagai elemen masyarakat, pembangunan darurat telah mencapai sekitar 20 persen. Pemasangan atap diharapkan dapat segera diselesaikan sehingga warga kembali dapat beribadah dengan lebih nyaman.

Selain membantu secara fisik, gerakan ini juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga fasilitas ibadah dan merawatnya secara gotong royong. JSI dan relawan berupaya menumbuhkan kesadaran bahwa rumah ibadah adalah tanggung jawab bersama.

Upaya ini diharapkan bukan hanya membangunkan kembali Musola Al-Ikhlas, tetapi juga menghidupkan semangat kepedulian, memperkuat solidaritas sosial, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi fondasi masyarakat yang beradab.

Penulis : Ila Fadilah

Berita Terkait

Memasuki 2 Bulan, Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id di Sumenep Tak Pernah Terputus, Kembali Santuni Anak Yatim
Semangat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Terus Menyala, Hari ke-58 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Berbagi untuk Anak Yatim
Hari ke-57 Berbagi Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Kembali Bahagiakan Anak Yatim 
Hari ke-56 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Teguhkan Komitmen Menjadi Sahabat Anak Yatim di Sumenep
Hampir 2 Bulan Berbagi Tanpa Henti Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Peluk Anak Yatim di Sumenep
Ujian Kesehatan Tak Hentikan Amanah Berbagi, Detikzone.id Terus Hadir untuk Kaum Dhuafa Sumenep Hingga Hari ke-54
Ribuan Jamaah Padati Alun-alun Sangkapura, KHR. Muhammad Kholil As’ad: Shalawat Menumbuhkan Cinta Rasul dan Ketakwaan kepada Allah
PIRAMIDA Kapolresta Tuban Satukan Sinergi dan Empati, Puluhan Anak Yatim Terima Santunan Penuh Kasih

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:07 WIB

Memasuki 2 Bulan, Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id di Sumenep Tak Pernah Terputus, Kembali Santuni Anak Yatim

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:32 WIB

Semangat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Terus Menyala, Hari ke-58 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Berbagi untuk Anak Yatim

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:18 WIB

Hari ke-57 Berbagi Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Kembali Bahagiakan Anak Yatim 

Senin, 27 Juli 2026 - 20:38 WIB

Hari ke-56 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Teguhkan Komitmen Menjadi Sahabat Anak Yatim di Sumenep

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:13 WIB

Hampir 2 Bulan Berbagi Tanpa Henti Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Peluk Anak Yatim di Sumenep

Berita Terbaru