Sumenep – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep terus mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program pengembangan kompetensi guru. Salah satunya melalui Safari Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Digitalisasi Pembelajaran yang kali ini menggandeng Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan. Kegiatan tersebut dipusatkan di SDN Pasongsongan II dan diikuti oleh ratusan guru dari berbagai sekolah di wilayah setempat.
Pelatihan berlangsung meriah dan penuh antusias. Hal itu terlihat dari aktifnya para peserta mengikuti rangkaian materi yang disampaikan para narasumber, termasuk Pengawas Bina Abu Supyan, M.Pd, Ketua KKKS Pasongsongan H. Akh. Busri, M.Pd, serta pemateri utama Rate Seftin Dias Dwi Kumala, M.Pd, yang dikenal berpengalaman dalam bidang pembelajaran inovatif dan digitalisasi sekolah.
Dalam sambutannya, Pengawas Bina Abu Supyan menegaskan bahwa pelatihan ini harus dimaknai sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kesempatan mengikuti pelatihan seperti ini tidak datang setiap hari. Karena itu manfaatkan sebaik-baiknya. Apa yang diperoleh hari ini harus benar-benar diterapkan agar memberi dampak positif bagi peserta didik,” ujarnya.
Pada sesi inti, Rate Seftin Dias Dwi Kumala memberikan materi tentang konsep deep learning, penyusunan alur tujuan pembelajaran, serta integrasi teknologi dalam proses belajar.
Ia juga menampilkan berbagai contoh praktis serta mengajak peserta berdiskusi dan mencoba teknik pembelajaran yang dapat langsung diterapkan di sekolah masing-masing.
Kemeriahan acara semakin terasa ketika para guru aktif bertanya, berbagi pengalaman, dan mengikuti praktik penggunaan media digital interaktif. Suasana pelatihan berlangsung dinamis dan kolaboratif.
Ketua KKKS Pasongsongan, H. Akh. Busri, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas semangat para pendidik.
“Melihat antusiasme guru-guru hari ini, saya yakin Pasongsongan siap bertransformasi. Pelatihan seperti ini adalah awal perubahan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Sumenep berharap para guru semakin siap menghadapi tantangan pendidikan modern. Penguasaan teknologi dan pemahaman pembelajaran mendalam menjadi modal penting dalam menciptakan pembelajaran berkualitas, interaktif, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik.
Safari pelatihan ini tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga memperkuat kolaborasi antarpendidik, mendorong semangat untuk terus berinovasi demi kemajuan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan dan Kabupaten Sumenep secara keseluruhan.
Penulis : Redaksi








