Petani di Kecamatan Randudongkal Terancam Gagal Panen Akibat Serangan Hama Tikus

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Petani di wilayah Pemalang Selatan, khususnya Kecamatan Randudongkal, kini tengah menghadapi ancaman serius gagal panen akibat serangan hama tikus yang semakin meluas.

Serangan hama tikus tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah desa, di antaranya Desa Semingkir, Semaya, Karangmoncol, serta beberapa desa lain di Kecamatan Randudongkal.

Kondisi ini membuat para petani khawatir karena tanaman padi mereka rusak dan terancam tidak bisa dipanen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini juga dikhawatirkan berdampak pada ketersediaan stok beras di wilayah Pemalang Selatan, mengingat Randudongkal merupakan salah satu daerah penghasil padi.

Kepala Desa Semaya, Joko, membenarkan adanya serangan hama tikus di wilayahnya.

“Kawan di sini banyak serangan hama tikus, jadi bisa gagal panen untuk tahun ini,” ujarnya,Rabu ( 10/12).

Diketahui, beberapa waktu lalu Dinas Pertanian telah melakukan upaya pemberantasan hama melalui kegiatan gerebek tikus di sejumlah lokasi.

Namun, tindakan tersebut dinilai belum memberikan hasil maksimal, karena populasi tikus di persawahan masih terus bertambah dan menyerang tanaman warga.

Para petani berharap ada langkah cepat dan terukur dari pemerintah daerah maupun dinas terkait untuk mengatasi masalah ini, sehingga kerugian tidak semakin besar dan ketahanan pangan di wilayah Pemalang tetap terjaga.( Ragil).

Berita Terkait

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol
Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif
Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun
Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual
Siasati Biaya Mahal, Kami Mahasiswa STMIK Tazkia Rintis ‘NusaLogic’ Buat Bantu Digitalisasi UMKM Mulai Rp350 Ribu
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C di Desanya
Digitise Innovations Gandeng STMIK Tazkia, Gelar Business Coaching “Praktek Langsung dari Nol” untuk Digitalisasi UMKM
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Mahasiswa STMIK Tazkia Jalankan Business Coaching dengan Praktik Real-Bisnis dari Nol

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49 WIB

Mantan Menparekraf Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector” Sebagai Bacaan Yang Inspiratif

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:11 WIB

Perubahan Ketiga UU Kepolisian: Meningkatkan Profesionalitas, Mempertegas Netralitas, dan Menyesuaikan Batas Usia Pensiun

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:46 WIB

Warga Pekalongan Pasang Banner Dukung Yakuza Maneges dan Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual

Senin, 8 Juni 2026 - 18:30 WIB

Siasati Biaya Mahal, Kami Mahasiswa STMIK Tazkia Rintis ‘NusaLogic’ Buat Bantu Digitalisasi UMKM Mulai Rp350 Ribu

Berita Terbaru