SEMARANG, Detikzone.id – Kontestasi pemilihan Ketua PC GP Ansor Kota Semarang dalam Konferensi Cabang (Konfercab) X berlangsung sengit dan dinamis. Setelah melalui rangkaian sidang panjang hingga larut malam, Arif Rahman akhirnya terpilih sebagai nahkoda baru GP Ansor Kota Semarang untuk masa khidmah 2026–2030.
Konfercab X tersebut digelar di GOR Pondok Pesantren Al Itqoon, Bugen, Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, pada Ahad (4/1/2026) malam.
Proses pemilihan dipimpin langsung oleh perwakilan Pimpinan Pusat GP Ansor, dengan Ahmad Afendi bertindak sebagai ketua sidang dan Taufik Hidayat sebagai sekretaris.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil Sidang Pleno IV menetapkan Arif Rahman unggul tipis atas pesaingnya, Abdul Aziz. Dari total 60 suara sah, Arif Rahman memperoleh 32 suara, sementara Abdul Aziz mengantongi 28 suara.
“Sidang Pleno IV menetapkan hasil pemilihan, Arif Rahman memperoleh 32 suara dan Abdul Aziz 28 suara,” ujar Ahmad Afendi saat membacakan keputusan sidang.
Dengan hasil tersebut, pimpinan sidang secara resmi mengesahkan Arif Rohman sebagai Ketua PC GP Ansor Kota Semarang masa khidmah 2026–2030.
Pengesahan ini kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Konfercab X GP Ansor Kota Semarang.
Selanjutnya, sidang juga menyepakati pembentukan tim formatur kepengurusan yang disusun berdasarkan keterwakilan wilayah barat, timur, utara, dan selatan, serta melibatkan ketua terpilih, ketua demisioner, dan unsur pimpinan pusat.
Adapun susunan tim formatur yang disepakati terdiri dari Arif Rahman, Abdur Rahman, Ahmad Afendi, Hisyam Fathoni, Yulianto, Tri Susilo, dan Galih Budiono.
Sebelumnya, pimpinan sidang menyatakan satu bakal calon, Mashudi, gugur dalam tahapan seleksi administrasi.
Hal tersebut dikarenakan yang bersangkutan tidak memenuhi salah satu syarat pencalonan, yakni tidak adanya surat rekomendasi.
“Awalnya terdapat tiga bakal calon. Namun setelah dilakukan verifikasi administrasi tahap kedua, hanya dua yang dinyatakan memenuhi syarat, yakni sahabat Abdul Aziz dan sahabat Arif Rahman,” jelas Afendi.
Setelah penetapan dua calon sah, presidium sidang memberikan waktu kepada keduanya untuk melakukan musyawarah.
Namun, karena tidak tercapai kesepakatan mufakat, pemilihan akhirnya dilakukan melalui mekanisme voting tertutup.
Dalam proses tersebut, dilakukan verifikasi hak suara dari 11 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 47 Pimpinan Ranting (PR) se-Kota Semarang.
Dua PAC, yakni PAC Genuk dan PAC Pedurungan, masing-masing memiliki dua hak suara, sehingga total suara yang diperebutkan berjumlah 60.
Menariknya, pada penghitungan suara tahap pertama, kedua kandidat memperoleh hasil imbang dengan masing-masing mengantongi 30 suara.
Sesuai ketentuan organisasi, pemilihan kemudian diulang hingga akhirnya Arif Rahman berhasil unggul dan ditetapkan sebagai ketua terpilih.
Dengan berakhirnya Konfercab X ini, GP Ansor Kota Semarang resmi memasuki babak kepemimpinan baru untuk lima tahun ke depan.
Penulis : Mualim







