SUMENEP – Roda birokrasi Kabupaten Sumenep tengah memasuki fase penting. Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi membuka Seleksi Terbuka Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Tahun 2026, sebuah proses strategis yang akan menentukan arah kepemimpinan administratif daerah dalam beberapa tahun ke depan.
Sekretaris Daerah bukan sekadar jabatan struktural. Posisi ini adalah jantung koordinasi pemerintahan, penggerak ritme pelayanan publik, sekaligus penentu efektif atau tidaknya kebijakan kepala daerah diterjemahkan hingga ke tingkat paling bawah.
Karena itulah, seleksi dilakukan secara terbuka, ketat, dan berbasis merit.
Tahapan seleksi dimulai dengan pengumuman dan pendaftaran pada 13 hingga 27 Januari 2026, yang diumumkan secara transparan melalui situs resmi BKPSDM Kabupaten Sumenep dan ASN Karier BKN.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada fase ini, rekam jejak, kelengkapan administrasi, serta integritas calon menjadi gerbang awal penilaian.
Setelah lolos seleksi administrasi, para kandidat akan menghadapi ujian kompetensi dan manajerial pada 29–30 Januari 2026 di BKD Provinsi Jawa Timur.
Tahap ini menjadi arena uji ketangguhan mental, kapasitas kepemimpinan, serta kemampuan mengelola organisasi pemerintahan yang kompleks dan dinamis.
Ketegangan seleksi berlanjut pada penyusunan makalah dan wawancara mendalam pada 4–5 Februari 2026, di mana para calon ditantang menuangkan gagasan, visi reformasi birokrasi, serta strategi pembangunan daerah yang realistis namun progresif.
Inilah momen pembuktian: antara gagasan di atas kertas dan keberanian mengambil keputusan.
Hasil assessment akan diumumkan pada 2 Februari 2026, dan akhirnya mengerucut pada tiga nama terbaik yang akan diumumkan pada 12 Februari 2026.
Tiga besar ini bukan sekadar peringkat, melainkan simbol dari harapan baru birokrasi Sumenep yang lebih profesional, bersih, dan melayani.
Melalui seleksi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan satu pesan penting: jabatan strategis bukan hadiah, melainkan amanah.
Amanah untuk bekerja dengan integritas, mengabdi kepada masyarakat, dan menjadikan birokrasi sebagai alat pelayanan, bukan kekuasaan.
Masyarakat pun diharapkan turut mengawal proses ini, sebab kualitas Sekretaris Daerah hari ini akan menentukan wajah pelayanan publik Sumenep di masa depan.
Catatan: Jadwal dapat berubah dan akan diumumkan lebih lanjut sesuai ketentuan.
Penulis : Redaksi







