BPP Batang-Batang Sumenep Menyisir Sawah, Memutus Ancaman Gagal Panen Akibat Tikus

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP– Upaya mencegah kerugian petani akibat serangan hama terus dilakukan. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Batang-Batang bergerak cepat melakukan pengendalian hama tikus pada tanaman padi milik kelompok tani setempat, Selasa (20/1/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini menyusul meningkatnya laporan serangan hama tikus yang berpotensi mengancam produktivitas padi dan memicu gagal panen jika tidak segera ditangani.


Koordinator Penyuluh (Korluh) BPP Kecamatan Batang-Batang, Zasli Purwanto, S.P., M.P., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan respons langsung atas aduan petani, sekaligus tindak lanjut dari hasil pemantauan dan penelitian lapangan yang dilakukan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengendalian hama tikus ini kami laksanakan berdasarkan laporan kelompok tani yang mulai terdampak, serta hasil pengamatan dan penelitian PPL di lapangan,” ujar Zasli, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, hama tikus menjadi salah satu ancaman serius bagi tanaman padi, terutama pada fase pertumbuhan tertentu. Serangan yang tidak dikendalikan sejak dini dapat menyebabkan kerusakan signifikan hingga menurunkan hasil panen secara drastis.

“Jika dibiarkan, hama tikus bisa menyebabkan penurunan produktivitas bahkan gagal panen. Karena itu kami mendorong petani agar aktif melaporkan kondisi lahannya supaya dapat segera ditangani,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, BPP bersama kelompok tani melakukan pengendalian secara gotong royong dengan menerapkan metode yang ramah lingkungan dan sesuai dengan anjuran teknis pertanian, sebagai bagian dari pengendalian hama terpadu.

Melalui kegiatan ini, BPP Kecamatan Batang-Batang berharap serangan hama tikus dapat ditekan secara signifikan, produktivitas tanaman padi tetap terjaga, serta kesadaran petani akan pentingnya pengendalian hama sejak dini semakin meningkat demi ketahanan pangan daerah

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Gubernur Khofifah Gulirkan Program Pembebasan Pajak Daerah se-Jawa Timur
Menepis Sekat di Ruang Tengger,Musda KNPI Probolinggo Rapatkan Barisan Menuju Indonesia Emas
Merawat Ibu dalam Gelap,Kisah Ernawati Siswi SMKN yang Bertahan di Tengah Impitan Hidup
Empat Trofi Nasional untuk Sumenep, Bukti Keseriusan Bangun Generasi Bebas Stunting
Bukan Sekadar Kumpul Rutin, DWP BKPSDM Probolinggo Sulap Limbah Jadi Berkah, Rintis Tabungan Emas, dan Perkuat Kepedulian Sosial
Pantau Harga Pangan Setiap Hari, DKPP Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Komoditas Tetap Aman
Martabat Wartawan Terusik, 14 Organisasi Pers Sampang Bersatu Desak Klarifikasi Prabowo
Harga Tembakau Tak Boleh Dipermainkan! Bupati Sumenep Pastikan Pembelian Wajib Sesuai Titik Impas, Perusahaan Nakal Siap Ditindak

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Gubernur Khofifah Gulirkan Program Pembebasan Pajak Daerah se-Jawa Timur

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Menepis Sekat di Ruang Tengger,Musda KNPI Probolinggo Rapatkan Barisan Menuju Indonesia Emas

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Merawat Ibu dalam Gelap,Kisah Ernawati Siswi SMKN yang Bertahan di Tengah Impitan Hidup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:23 WIB

Empat Trofi Nasional untuk Sumenep, Bukti Keseriusan Bangun Generasi Bebas Stunting

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:50 WIB

Bukan Sekadar Kumpul Rutin, DWP BKPSDM Probolinggo Sulap Limbah Jadi Berkah, Rintis Tabungan Emas, dan Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru

NASIONAL

Lahan SAE Berbuah, Lapas Kendal Panen 8 Ton

Sabtu, 1 Agu 2026 - 14:32 WIB