Situbondo- Satreskrim Polres Situbondo berhasil menggagalkan pengiriman satu unit sepeda motor Beat Street New tahun 2025 yang diduga hasil curian dari Bali. Motor tersebut dikirim menggunakan truk dan akan dijual di Situbondo. Polisi telah menangkap sopir truk dan seorang penerima motor, serta masih memburu pelaku utama.
Kejadian ini bermula dari laporan masyarakat tentang pengiriman motor curian, dan polisi berhasil melacak truk yang membawa motor tersebut. Sopir truk mengaku disuruh oleh seseorang bernama D untuk mengirim motor dari Bali ke Situbondo dengan imbalan uang.
Kapolres Situbondo melalui Kasatreskrim AKP Agung Hartawan (tautan tidak tersedia) menyatakan awalnya tim dari Polres sempat kehilangan jejak, namun berkat ketajaman petugas dan adanya GPS pada motor curian tersebut, polisi melakukan pemantauan melalui sinyal GPS dan akhirnya melalui Tim Patroli Kring Serse, Resmob Wilayah Timur Tengah, dan Polsek Arjasa berhasil mencegat truk yang mengangkut motor curian tersebut pada Jumat malam, 30 Januari 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tim Resmob melakukan pembuntutan sejak dari timur. Ketika truk berhenti untuk menurunkan motornya, kami langsung melakukan penangkapan,” ujar AKP Agung.
Dalam penyergapan tersebut, polisi mengamankan sopir truk berinisial AS (48) asal Malang dan SA (24) asal Arjasa, Situbondo, yang merupakan penerima motor. Berdasarkan informasi awal, AS mengaku disuruh seseorang berinisial D mengantar motor dari Denpasar ke Situbondo dengan imbalan uang.
Modus pengiriman motor melalui truk ini diduga untuk mengelabui pemeriksaan petugas di pelabuhan dan di jalan raya.
“Berdasarkan pengakuan sopir, hal ini bukan pertama kali dirinya melakukannya, melainkan sudah ke enam kalinya dengan imbalan uang 1,5 juta rupiah,” tambah AKP Agung.
Prestasi gemilang ini juga berkat koordinasi gemilang antara kepolisian Denpasar Bali, Banyuwangi, dan Tim Resmob Polres Situbondo.
Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan polisi akan terus mengembangkan kasus ini untuk menangkap pelaku utama dan jaringan curanmor lainnya.
Penulis : Anton








