Mimpi Anak Desa Menjadi Nyata, Putri Payudan Daleman Guluk-Guluk Sumenep Resmi Menyandang Gelar Dokter

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang – Sebuah perjalanan panjang yang ditempuh dengan kesabaran, ketekunan, dan keteguhan hati akhirnya berbuah manis. Dr. Siti Aisyah, S.Ked, putri asal Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, resmi mengucapkan Sumpah Dokter dalam pelantikan dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), yang digelar khidmat di Graha Medika lantai 2 Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (10/2/2026) pagi.

Momen sakral tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal pengabdian profesional bagi Siti Aisyah. Di hadapan jajaran pimpinan fakultas, para dosen, dan sivitas akademika FK UB, ia berdiri sejajar dengan para dokter baru lainnya, mengucapkan sumpah yang mengikat secara moral, etik, dan hukum dalam dunia kedokteran.

Upacara sumpah dokter dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med., Sp.A(K). Prosesi berlangsung penuh khidmat, meliputi pengucapan Sumpah Dokter, penandatanganan berita acara sumpah, penyerahan lafal sumpah, serta pengalungan Gordon sebagai simbol pengukuhan resmi gelar profesi dokter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik toga dan gelar yang kini disandangnya, tersimpan kisah perjalanan sunyi seorang anak desa yang menapaki dunia pendidikan dengan penuh kesungguhan. Dr. Siti Aisyah tercatat sebagai satu-satunya putri asal Desa Payudan Daleman yang berhasil menembus hingga tahap pengambilan sumpah dokter di salah satu fakultas kedokteran ternama di Indonesia.

Riwayat pendidikannya dimulai dari SDN Payudan Daleman 1, kemudian melanjutkan pendidikan madrasah di SDI Al-Anwar. Pendidikan menengah pertama ditempuh di MTs Annuqayah, sebelum melanjutkan ke SMA Negeri 2 Sumenep. Berbekal tekad dan dukungan keluarga, ia kemudian diterima dan menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, hingga menuntaskan program profesi dokter.

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dikenal sebagai institusi pendidikan kedokteran dengan kurikulum berbasis kompetensi, yang mengintegrasikan pendidikan akademik, profesi, serta praktik klinis di rumah sakit pendidikan. Lulusan FK UB dituntut tidak hanya cakap secara ilmiah, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab sosial.

Dengan pengucapan sumpah tersebut, Dr. Siti Aisyah resmi menyandang gelar dokter dan terikat pada nilai-nilai luhur profesi kedokteran, yakni mengutamakan kemanusiaan, menjaga etika, serta mengabdikan ilmu demi kesehatan masyarakat.

Kisah ini menjadi inspirasi bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk meraih prestasi. Dari desa kecil di Sumenep, langkah sunyi itu kini menjelma menjadi cahaya harapan, tidak hanya bagi keluarga dan kampung halaman, tetapi juga bagi generasi muda yang bermimpi mengabdikan diri di dunia kesehatan.

Penulis : RS

Berita Terkait

Jurus Dinkes Probolinggo Gandeng Dokter Spesialis Demi Lindungi Ibu Hamil Risiko Tinggi
DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu
Tak Sekadar Berobat, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Lompatan Mutu Layanan, Kepuasan dan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas
Koperasi Kebanggaan RSUD Sumenep Raih Predikat Sehat, Bukti Profesionalisme Tak Sekadar Slogan
Bupati Fauzi: Kepercayaan Kemenkes Harus Dijawab dengan Kerja Nyata, dr. Erliyati Matangkan Layanan KJSU di RSUD Sumenep
27 Dokter di Probolinggo ‘Digembleng’ 10 Hari di Lawang, Targetkan Eliminasi Total Malaria
Telah Hadir Layanan Neurorestorasi di Bali
Tak Memandang Jabatan, Dirut RSUD Sumenep dr. Erliyati Beri Penghormatan kepada Pegawai Purna Tugas, Bukti Budaya Saling Menghargai

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:23 WIB

Jurus Dinkes Probolinggo Gandeng Dokter Spesialis Demi Lindungi Ibu Hamil Risiko Tinggi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24 WIB

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Berobat, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Lompatan Mutu Layanan, Kepuasan dan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:22 WIB

Koperasi Kebanggaan RSUD Sumenep Raih Predikat Sehat, Bukti Profesionalisme Tak Sekadar Slogan

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:54 WIB

Bupati Fauzi: Kepercayaan Kemenkes Harus Dijawab dengan Kerja Nyata, dr. Erliyati Matangkan Layanan KJSU di RSUD Sumenep

Berita Terbaru