Pemkab dan Kejari Sumenep Gelar Pasar Murah Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Detikzone.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Kejaksaan Negeri Sumenep menggelar Pasar Murah dan Bazar Ramadan sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep pada Rabu (11/03/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadan.


Pasar murah ini merupakan hasil kolaborasi antara Kejaksaan Negeri Sumenep dan Pemkab Sumenep yang juga didukung oleh Badan Pangan Nasional, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep, Perum Bulog, serta Ikatan Adhyaksa Dharmakarini. Sinergi lintas lembaga tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjaga daya beli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan bahwa pasar murah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menekan gejolak harga pangan sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan.

“Pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan selama bulan Ramadan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beberapa komoditas yang disediakan antara lain beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp57.000 dari harga normal Rp62.500, Minyakita Rp15.700 per liter, serta telur ayam Rp29.000 per kilogram.

Selain itu tersedia pula daging ayam seharga Rp41.000 per ekor atau per kilogram dari harga normal Rp44.000, bawang merah dan bawang putih Rp8.000 per bungkus, serta berbagai jenis sayuran dan cabai yang dijual mulai Rp5.000 per bungkus.

Tak hanya bahan pokok, bazar Ramadan juga menghadirkan berbagai produk olahan seperti nugget Rp50.000 untuk tiga bungkus, serta beras zakat lokal kemasan tiga kilogram seharga Rp40.000.

Dadang berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan tersebut dengan baik, sehingga kebutuhan pangan selama Ramadan dapat terpenuhi tanpa harus terbebani lonjakan harga.

“Kami berharap pasar murah ini benar-benar membantu masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026
Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN
Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah
Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu
Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026
Santri Husada Jadi Garda Terdepan, Dinkes Probolinggo Perkuat Fondasi Pesantren Sehat
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Rombak 25 Posisi Strategis, Dorong Birokrasi Lebih Cepat, Adaptif, dan Melayani
Bupati Sumenep Serukan Revolusi Koperasi, Saatnya Naik Kelas dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:45 WIB

Pecah Dominasi Bromo, Probolinggo ‘Jual’ Pesona 7 Pantai di Mega-Event November 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:56 WIB

Lampu Hijau dari BKN: Pemkab Probolinggo Resmi Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Mutasi dan Promosi ASN

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:53 WIB

Walikota Kediri Perkuat Sinergi dengan TNI, Dukung Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:51 WIB

Bidik Pasar Global, Dinkes Probolinggo Gembleng Pelaku Usaha PIRT Melek Standar Mutu

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:51 WIB

Menuju ‘Probolinggo Menyala’, Dishub Targetkan 50 Ribu Titik PJU di Tahun 2026

Berita Terbaru