Pagi Ini Delapan Bus Siap Melaju dari GBK, Perantau Sumenep Pulang Kampung Gratis

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program mudik gratis Pemkab Sumenep siap diberangkatkan dari Jakarta dengan delapan unit bus untuk mengantar perantau kembali ke tanah kelahiran menjelang Hari Raya Idulfitri.

Program mudik gratis Pemkab Sumenep siap diberangkatkan dari Jakarta dengan delapan unit bus untuk mengantar perantau kembali ke tanah kelahiran menjelang Hari Raya Idulfitri.

JAKARTA – Kerinduan para perantau asal Kabupaten Sumenep untuk kembali ke kampung halaman akhirnya menemukan jalannya. Pagi ini, Minggu (15/3/2026), Pemerintah Kabupaten Sumenep dijadwalkan akan memberangkatkan delapan bus mudik gratis dari Jakarta menuju Pulau Madura.

Program mudik gratis ini menjadi angin segar bagi ratusan warga Sumenep yang selama ini merantau di ibu kota dan sekitarnya. Di tengah meningkatnya biaya transportasi menjelang Hari Raya Idulfitri, fasilitas tersebut menjadi harapan besar bagi para perantau agar bisa berkumpul kembali dengan keluarga tanpa harus memikirkan biaya perjalanan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, memastikan seluruh persiapan keberangkatan telah diselesaikan dengan matang. Pemerintah daerah menyiapkan delapan unit bus yang akan membawa para perantau pulang ke tanah kelahiran mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Persiapan sudah selesai. Pemerintah daerah menyiapkan delapan unit bus untuk mengangkut warga Sumenep yang ingin pulang dari Jakarta,” kata Dzulkarnain, Sabtu (14/3/2026).

Rencananya, rombongan bus akan diberangkatkan pada Minggu pagi sekitar pukul 05.30 WIB dari area Parkir Timur Selatan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Dari titik tersebut, para pemudik akan memulai perjalanan panjang menuju Kabupaten Sumenep.

Setelah menempuh perjalanan ratusan kilometer, rombongan bus nantinya dijadwalkan tiba di Pendopo Keraton Sumenep, yang menjadi titik akhir kedatangan sebelum para pemudik melanjutkan perjalanan ke rumah masing-masing.

Menurut Dzulkarnain, program mudik gratis ini bukan sekadar penyediaan transportasi, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya di perantauan agar perjalanan pulang kampung berlangsung aman, nyaman, dan tertib.

Selain membantu meringankan beban biaya perjalanan yang sering menjadi kendala bagi para perantau, program ini juga membantu pemerintah mengatur arus mudik agar lebih terorganisasi.
“Program ini memang ditujukan bagi warga asli Sumenep yang merantau di Jakarta dan sekitarnya agar bisa pulang kampung dengan aman, nyaman, dan lebih tertib,” jelasnya.

Untuk mengikuti program tersebut, peserta diwajibkan menunjukkan identitas resmi seperti KTP atau dokumen lain yang membuktikan bahwa mereka merupakan warga Kabupaten Sumenep.

Program mudik gratis ini sendiri telah menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Sumenep setiap tahun menjelang Lebaran. Selain sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, program ini juga menjadi jembatan yang menjaga ikatan emosional antara warga perantauan dengan kampung halaman.

Bagi para perantau, delapan bus yang akan melaju dari Jakarta pagi ini bukan sekadar kendaraan. Bus-bus itu adalah kendaraan rindu—yang membawa mereka pulang menuju keluarga, kampung halaman, dan hangatnya kebersamaan saat Idulfitri.

Berita Terkait

DPRD Sumenep dan Mojokerto Bertukar Gagasan, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian
Penguatan Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Kediri Silaturahmi Bersama Insan Media
Menantang Medan Ekstrem Bromo: Dishub Probolinggo ‘Jemput Bola’ Pastikan Jeep Wisata Aman dan Laik Jalan
Jeritan dan Air Mata Darah 200 Pasien Gagal Ginjal untuk Gubernur Jatim
Usai Pukau Malioboro, Musik Tongtong Angin Ribut Pasongsongan Sumenep Siap Guncang Mandalika, Bawa Budaya Madura agar Semakin Dikenal Dunia
Pemkab Probolinggo Matangkan RDTR Krucil, Maron, dan Kotaanyar, Pacu Investasi Tanpa Rusak Lingkungan
Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif
Ironi ‘Ikat Pinggang’ di Probolinggo: Setengah Miliar Anggaran Publikasi DPRD Disorot, Sekwan Sebut ‘Kue Dibagi Rata’

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPRD Sumenep dan Mojokerto Bertukar Gagasan, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Penguatan Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Kediri Silaturahmi Bersama Insan Media

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Menantang Medan Ekstrem Bromo: Dishub Probolinggo ‘Jemput Bola’ Pastikan Jeep Wisata Aman dan Laik Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Jeritan dan Air Mata Darah 200 Pasien Gagal Ginjal untuk Gubernur Jatim

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Usai Pukau Malioboro, Musik Tongtong Angin Ribut Pasongsongan Sumenep Siap Guncang Mandalika, Bawa Budaya Madura agar Semakin Dikenal Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB